Jakarta, Bimas Islam --- Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama (Kemenag), Tarmizi Tohor harap program Percontohan Ekonomi Umat yang digagas Subdirektorat Edukasi, Inovasi, dan Kerjasama Zakat dan Wakaf dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar Kantor Urusan Agama (KUA).
“Sebagai program yang berhubungan langsung kepada masyarakat berbasis peningkatan kesejahteraan melalui pemberdayaan ekonomi, program Percontohan Ekonomi Umat manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat sekitar, khususnya mustahik,” katanya di Jakarta, saat membuka FGD Pilot Project Revitalisasi KUA Percontohan Ekonomi Umat, Senin (23/8).
Direktur mengatakan, urgensi utama yang dilakukan adalah peningkatan kapasitas ekonomi keluarga melalui pengelolaan keuangan, unit usaha keluarga, dan peningkatan aset ekonomi keluarga. Ke depannya KUA akan menggelar pelatihan kewirausahaan, pendampingan kewirausahaan, dan peningkatan literasi finansial keluarga.
“Masyarakat nanti akan ditingkatkan kompetensinya dengan pengelolaan keuangan, pelatihan kewirausahaan, pemberian modal usaha, dan pendampingan. Sehingga masyarakat benar-benar dibimbing oleh ahlinya untuk dapat meningkatkan kapasitas ekonomi,” ujarnya.
Selain itu, program ini dapat meningkatkan peran KUA dalam pemberdayaan ekonomi keluarga di tingkat kecamatan melalui bimbingan keluarga sakinah dan pendampingan pelatihan kewirausahaan.
“KUA akan hadir sebagai pusat layanan keagamaan yang prima, kredibel, dan moderat dalam rangka meningkatkan kualitas kehidupan umat beragama,” pungkasnya.
(Tommy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



