Jakarta, Bimas Islam --- Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Banten melalui Kepala Seksi Zakat, Samsul Hidayat mengatakan, saat ini dirinya fokus menyosialisasikan izin operasional Lembaga Amil Zakat (LAZ) di Provinsi Banten.
“Langkah ini dilakukan untuk mencegah penyalahgunaan dana zakat seperti berita yang ramai beberapa waktu ini,” katanya saat dihubungi Bimas Islam, Rabu (17/11).
Samsul mengatakan, saat ini LAZ berizin di Provinsi Banten berjumlah 17 LAZ, dengan rincian 10 Laznas Perwakilan, 2 LAZ skala Provinsi, dan 5 LAZ skala Kabupaten/Kota. Jumlah tersebut hanya sebagian kecil dibanding LAZ yang ada di Provinsi Banten.
“Kepada LAZ yang belum berizin untuk segera mengurus perizinan. Hal tersebut selain meningkatkan kepercayaan, juga dapat terlindungi dari masalah penyalahgunaan dana zakat,” ujarnya.
Samsul menyatakan, sesuai Keputusan Menteri Agama (KMA) 333/2015 tentang Pedoman Pemberian Izin Pembentukan LAZ bahwa pengajuan izin dapat dilakukan setelah melampirkan laporan hasil audit syariah dua tahun berturut-turut.
“Dengan melampirkan hasil audit syariah bisa menjaga LAZ terhindar dari masalah,” tuturnya.
Adapun 17 LAZ berizin di Provinsi Banten adalah:
10 Laznas Perwakilan:
1. LAZ Rumah Zakat
2. LAZ Dompet Dhuafa
3. LAZ Baitul Maal Hidayatullah
4. LAZ Dewan Dakhwah Islamiyah Indonesia
5. LAZ Yatim Mandiri Surabaya
6. LAZ Nahdlatul Ulama
7. LAZ Inisiatif Zakat Indonesia
8. LAZ Wahdah Islamiyah
9. LAZ PZU Perkumpulan Persatuan Islam
10. LAZ Sahabat Yatim Indonesia
2 LAZ Skala Provinsi
1. LAZ Harapan Dhuafa
2. LAZ Yayasan Kreasi Bangun Semesta
5 LAZ Skala Kabupaten/Kota
1. LAZ Mesjid Raya Bintaro Jaya
2. LAZ RYDHA
3. LAZ Al Aqsha De Latinos
4. LAZ Warga Muslim Graha Raya
5. LAZ Uswah Hasanah Perwira
(Tommy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



