Jakarta, Bimas Islam --- Kasubdit Hisab Rukyat dan Syariah Kemenag, Ismail Fahmi mengatakan, bulan Ramadan merupakan momentum mengendalikan hawa nafsu. Hal ini disampaikan Ismail saat menjadi narasumber Inside Ramadan Spesial Bimas Islam yang tayang di JakTV, Kamis (14/4).
“Saat puasa itulah Allah menunjukkan kepada kita betapa besarnya usaha yang harus kita lakukan untuk melawan hawa nafsu,” ujar Islam dalam acara bertema ‘Keutamaan Bulan Ramadan’ ini.
“Pada bulan Ramadan, setan dibelenggu. Lalu yang ada adalah nafsu diri kita sendiri. Makanya perang yang paling besar yang Rasulullah sampaikan adalah perang melawan hawa nafsu,” imbuhnya.
Menurut Ismail, pada bulan Ramadan, setan yang dibelenggu tidak memiliki kesempatan menggoda manusia. Oleh karenanya, kata dia, orang yang benar-benar sadar bahwa berpuasa memiliki usaha yang besar dan bisa menahan hawa nafsunya, maka derajat takwa akan dia dapatkan.
Dia menambahkan, dengan derajat takwa, umat Islam memiliki bekal dalam mengarungi 11 bulan lain untuk menjadi Muslim yang taat kepada Allah dan peduli terhadap sesama.
“Dengan nilai-nilai takwa itu, kita bisa mengerjakan kebaikan. Dan dengan nilai-nilai takwa itu, kita bisa menjauhi keburukan. Mudah-mudahan ini menjadi pelajaran untuk lebih menata diri sehingga bisa menang melawan ego kita. Ternyata selama ini ego-ego kita yang harus dilawan,” katanya.
Ismail mengajak warga Muslim untuk senantiasa berbuat baik, termasuk ketika bersosial media. Sebab, menurutnya, sosial media bisa membawa kebaikan, tetapi juga bisa membawa kemudaratan.
“Dalam bermedia sosial juga harus bijak, saling mengingatkan dan berbagi informasi-informasi yang bermanfaat. Mendingan jari-jemarinya kita arahkan ke Bimas Islam yang memiliki banyak infografis tentang syariah dan informasi-informasi menarik lainnya,” katanya.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



