Jakarta, Bimas Islam --- Kementerian Agama melalui Direktur Jenderal (Dirjen) Bimas Islam, Kamaruddin Amin mengajak organisasi masyarakat (Ormas) kepemudaan Islam untuk terus mengamalkan Moderasi Beragama dalam kehidupan. Moderasi Beragama, menurut Dirjen, merupakan cara beragama yang toleran dan moderat.
"Kami mengajak ormas kepemudaan Islam untuk terus merawat keragaman Indonesia dan mengarusutamakan pemahaman Moderasi Beragama yang menjadi program prioritas Pemerintah dengan leading sector Kemenag," ungkap Dirjen saat membuka Dialog Ormas Kepemudaan Islam Tingkat Nasional di Jakarta, Selasa (28/9/21).
Dalam acara yang menerapkan protokol kesehatan secara ketat ini, Dirjen menyampaikan sejumlah upaya implementasi Moderasi Beragama yang dimulai dari Kemenag.
"Aksi Moderasi Beragama kita wujudkan secara masif dimulai dari ASN dan non ASN Kemenag yang harus moderat dalam berpikir dan berperilaku keagamaan," tambahnya.
Selanjutnya, Kemenag secara berjenjang dan berkesinambungan mendesiminasikan paham Moderasi Beragama ke kementerian dan lembaga serta masyarakat.
"Tidak boleh melenceng dari paham moderat," terang Dirjen.
Meski secara khusus menyampaikan apresiasi atas peran ormas Islam, Dirjen juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan dalam membentengi masyarakat dari ideologi transnasional yang berpotensi menyebarkan paham ekstrem dan terorisme.
Hadir dalam dialog ini, Direktur Penerangan Agama Islam, Syamsul Bahri dan pejabat eselon III dan IV Subdit Kemitraan Umat Islam. Acara ini diikuti 80 peserta perwakilan ormas kepemudaan Islam dari 34 provinsi. Dialog dihelat pada Selasa-Kamis, (28-30/9/21).
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



