Jakarta, Bimas Islam --- Revitalisasi KUA yang merupakan program prioritas Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas berorientasi pada penguatan internal dan eksternal KUA. Hal ini sebagaimana diungkap Dirjen Bimas Islam Kemenag, Kamaruddin Amin di Jakarta, Selasa (18/1/22)
"Revitalisasi KUA berorientasi pada penguatan internal dan eksternal. Internal berupa layanan KUA dan eksternal berupa program layanan kepada masyarakat," ungkap Dirjen.
Di bidang internal, KUA Revitalisasi memiliki sejumlah sarana dan prasarana yang representatif, layanan berbasis teknologi, dan sumber daya manusia. Sedangkan secara eksternal, KUA Revitalisasi secara serius berupaya meningkatkan kualitas keberagamaan masyarakat.
"Keduanya berjalan bersama dan harus terukur ketercapaiannya," tegas Dirjen.
Optimalisasi UPZ KUA
Dirjen juga mendorong dibentuknya Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di KUA sebagai salah satu bentuk layanan bagi masyarakat. Layanan ini merupakan upaya meningkatkan partisipasi masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah sebagai sarana pemberdayaan ekonomi umat.
"Kalau UPZ KUA terbentuk, dampaknya dahsyat sekali untuk pemberdayaan ekonomi umat dengan terus bersinergi bersama Baznas dan BWI," tambahnya.
Hingga saat ini terdapat 7 UPZ KUA yang sudah terbentuk. Dirjen meyakini, program Revitalisasi KUA dengan semua dukungannya ini akan berjalan dengan mulus.
"Pasti ada tantangan, tapi dengan semangat, visi, dan komitmen yang sama kita yakin ini akan terlaksana dengan baik," harapnya.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



