Sofifi, Bimas Islam --- Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) mengirim utusannya dari Analis Kebijakan pada Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Helmi Saltian untuk memantau persiapan STQ Nasional XXVI di Kota Sofifi, Provinsi Maluku Utara.
“Kesannya sangat luar biasa, Pak gubernur sangat antusias dengan kegiatan ini. Semoga tinggal beberapa Minggu lagi ini kegiatannya berjalan lancar,” ungkap Helmi Saltian, usai melakukan pertemuan dengan Gubernur Abdul Ghani Kasuba, di Sekretariat STQN XXVI, Jumat (24/9/2021).
Helmi menyebutkan, memang masih ada sedikit kekurangan di beberapa bagian, namun hal ini dapat dimaklumi karena Maluku Utara masih tergolong provinsi baru.
"Kita melihat di lapangan itu sudah cukup, tapi ini belum menilai sepenuhnya karena masih dalam masa pengerjaan, sisa penyelesaian saja. Kita lihat ini sudah 80 persen dan ini sudah sangat layak," ungkapnya.
Sementara itu, terkait dengan langkah Pemprov Malut menyediakan tempat tinggal khusus bagi khafilah dari 34 Provinsi di Indonesia, Ia mengakui hal ini merupakan perlakuan istimewa, dan sangat di apresiasi oleh Kemenag, bahkan juga Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) se- Indonesia. Pasalnya, perlakukan seperti ini baru pertama kali terjadi selama pelaksanaan STQ Tingkat Nasional di Indonesia.
"Kita sudah bertemu dengan seluruh LPTQ dan mereka mengucapkan banyak terima kasih kepada Provinsi Maluku Utara sudah menyediakan fasilitas tempat tinggal dan transportasi, dengan suasananya, jalannya melewati laut juga cukup berkesan" ucapnya.
Menurutnya, setelah pertemuan dan pemantauan ini akan segera dilaporkan kepada Menteri Agama tentang persiapan dan kelayakan Maluku Utara sebagai tuan rumah STQN XXVI.
(stq26.malutprov.go.id)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Tuntaskan Persoalan Ruislag Tanah Wakaf Terdampak Tol dan Normalisasi Sungai di Semarang
Semarang, Bimas Islam — Kementerian Agama membenahi persoalan tukar-menukar (ruislag) tanah wakaf yang terdampak pembangunan Jalan Tol Semarang–Batang dan…



