Jakarta, Bimas Islam --- Kementerian Agama (Kemenag) menyampaikan berbagai program ke masyarakat dengan mengikuti perkembangan zaman secara proporsional.
"Ketika kita hadir di tengah publik untuk menyampaikan program dan produk kita, Kementerian Agama selalu menyesuaikan konteks dan kontennya," kata Sekretaris Ditjen Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) M. Fuad Nasar di Gedung Kemenag, Jl. MH. Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (18/2/2021).
Di satu sisi, lanjut Fuad, sebagian masyarakat Indonesia sudah terbuka dengan teknologi informasi. Namun sebagian masyarakat lain masih belum terbiasa dengan teknologi dan informasi digital. Di satu sisi menurut Fuad, tingkat kesejahteraan masyarakat meningkat, namun di sisi lain, ada masyarakat yang kesejahteraannya masih diberada dibawah garis kemiskinan.
"Sekarang ini kita melihat ya, kebangkitan kaum menengah muslim. Kemudian kita melihat tren baru perkembangan ekonomi dan keuangan syariah. Tapi di sisi lain kita juga menghadapi kenyataan tingginya angka kemiskinan dan ketimpangan sosial di masyarakat," ujar Fuad.
Melihat faktor diatas menurut Fuad, tingkat penerimaan informasi oleh kedua kelompok masyarakat tersebut juga akan berbeda. Untuk itu, Kementerian Agama dalam menyampaikan berbagai program akan melihat situasi dan kondisi suatu masyarakat.
(Fadly)
Editor: Sigit
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Penjelasan Kemenag tentang Program Wakaf Saham Masjid Istiqlal
Jakarta, Bimas Islam --- Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek Indonesia mendapat perhatian yang luas…



