Jakarta, Bimas Islam --- Merespons perkembangan teknologi dan informasi yang kian pesat, Kementerian Agama (Kemenag) berupaya terus melakukan inovasi program.
"Selama ini kita gunakan media konvensional dalam menyampaikan pesan-pesan pada masyarakat. Namun sekarang ini, kita menyampaikan informasi melalui media sosial, melalui sarana-sarana yang lebih hits di tengah masyarakat, terutama pada generasi millenial," kata Sekretaris Ditjen Bimas Islam Kemenag, M. Fuad Nasar di Kantor Kemenag, Jl. MH. Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (18/2/2021).
Meski demikian, dalam mengikuti perkembangan teknologi informasi yang begitu cepat, Kemenag tetap mengutamakan ketepatan dalam menyampaikan informasi.
"Karena dengan gaya masyarakat terkait dengan hal yang serba cepat, kita harus bisa mengarahkan. Karena kalau semuanya dalam situasi serba instan, nanti literasi keagaman kita mengalami pendangkalan dan kemiskinan," ujar Fuad.
Sebagai informasi, saat ini Kemenag melalui Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam telah mempunyai sarana komunikasi yang mengikuti perkembangan zaman di berbagai platform media sosial. Terbaru, Bimas Islam membuat Podcast yang diberi nama 'To The Point'. Podcast ini diharapkan menjangkau masyakat luas untuk menambah khazanah informasi yang mencerahkan.
(Fadly)
Editor: Sigit
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Penjelasan Kemenag tentang Program Wakaf Saham Masjid Istiqlal
Jakarta, Bimas Islam --- Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek Indonesia mendapat perhatian yang luas…



