Bogor, Bimas Islam --- Kementerian Agama melalui Direktorat Penerangan Agama Islam (Ditpenais) menggelar Kemah Moderasi bertema 'Mengusung Moderasi Mencipta Harmoni' di Bogor. Kegiatan ini diharapkan bisa menjadi pelecut toleransi antarumat beragama di Indonesia.
"Moderasi beragama menciptakan toleransi beragama, dan toleransi beragama akan menjadikan politik dan ekonomi menjadi stabil," ujar Ketua Panitia Kemah Moderasi, Ahmad Zamroni pada sambutan pembukaan kegiatan pada Senin (29/11) malam.
Ahmad Zamroni menegaskan, toleransi beragama bisa terwujud dari hubungan antarumat beragama yang harmonis. "Dan toleransi itu terbentuk dalam sebuah bingkisan yang disebut dengan moderasi beragama," tuturnya.
Mengutip pernyataan Oman Fathurahman, Ahmad Zamroni mengatakan, moderasi beragama memiliki dua prinsip, yaitu al-muadalah atau keadilan dan tawazun atau keseimbangan.
Melalui Kemah Moderasi, Zamroni berharap bisa terwujud masyarakat yang toleran. "Pada malam hari ini, kita berkumpul di tempat ini, kita membuat sebuah event di mana Kementerian Agama sudah melaksanakan moderasi beragama dalam harmoni," katanya.
Pembukaan Kemah Moderasi diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan ayat suci Al-Qur'an, dan Selawat Badar dari Ditpenais. Pembukaan kegiatan ini diikuti oleh para tamu undangan baik muslim maupun non muslim dengan khidmat dan tenang.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



