Belitung, Bimas Islam-- Kementerian Agama (Kemenag) menyerahkan dana senilai Rp100 juta untuk pengembangan usaha Inkubasi Wakaf Produktif Yayasan Insan Bestari Sejahtera melalui nazir Multazam di di Dusun Perawas II, Desa Buluh Tumbang, Kecamatan Tanjung Pandan, Kabupaten Belitung, Bangka Belitung. Dana yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2023 tersebut digunakan untuk mengembangkan usaha pengemasan air minum isi ulang dan air kemasan gelas di daerah tersebut.
Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama, Waryono Abdul Ghafur mengatakan, program Inkubasi Wakaf Produktif merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mendorong pemanfaatan wakaf produktif yang dapat memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Program tersebut diharapkan mampu memberi dampak ekonomi yang positif bagi masyarakat setempat, terutama dalam menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan.
"Usaha air minum ini merupakan bukti nyata dari potensi besar wakaf produktif yang bisa dikembangkan dalam meningkatkan ekonomi umat. Digulirkannya program ini di sini adalah agar aset wakaf semakin berdampak dan berkelanjutan," ujarnya pada wartawan, Kamis (22/8/2024).
Waryono menegaskan, bantuan yang diterima dapat dimanfaatkan oleh nazir untuk membeli alat-alat perlengkapan yang dibutuhkan. "Bantuan ini bersifat stimulus, agar nazir yayasan lebih mengembangkan usahanya. Kami juga siap memberi pelatihan untuk mengakses pendanaan lainnya," ujarnya.
Nama usaha pengemasan air minum tersebut diberi nama "Shafwa", yang berarti "Shafa dan Marwah."
Ketua Yayasan Insan Bestari Sejahtera yang juga merupakan nazir wakaf, Multazam menjelaskan, bantuan ini digunakan untuk pengadaan mesin sterilisasi air semi-otomatis, renovasi ringan, dan pemasangan spanduk. Saat ini, produk air minum "Shafwa" sudah mulai diproduksi dan dijual di komunitas wali santri dan masjid di sekitar Tanjung Pandan, meskipun belum memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI).
Multazam menambahkan, hasil penjualan dari produk ini digunakan untuk mendanai program beasiswa santri. "Kami berharap, program ini menjadi model pengembangan wakaf produktif yang dapat memberi manfaat berkelanjutan, khususnya dalam bidang pendidikan," tutup Multazam.
Sebelumnya, Waryono menghadiri peresmian meresmikan program Inkubasi Wakaf Produktif pengemasan air minum isi ulang dan air kemasan gelas Yayasan Insan Bestari Sejahtera, melalui Nazhir Multazam, di Dusun Perawas II, Desa Buluh Tumbang, Kecamatan Tanjung Pandan, Kabupaten Belitung, Selasa (20/8/2024).
Kegiatan peresmian program Inkubasi Wakaf Produktif tersebut dihadiri perwakilan dari Badan Wakaf Indonesia (BWI) Provinsi, pemerintah daerah, Kepala Desa Buluh Tumbang, para santri, serta Penyuluh Agama Islam, dengan total peserta mencapai 30 orang.
Ba/Mr



