Jakarta, Bimas Islam -- Direktur Penerangan Agama Islam (Penais) Ahmad Zayadi mengingatkan pentingnya mengembangkan seni, tradisi, dan budaya keagamaan di Nusantara. Hal tersebut merupakan salah satu sikap moderasi beragama. Demikian disampaikan Zayadi saat menutup Rapat Koordinasi Nasional Penerangan Agama Islam (Rakornas Penais) di Jakarta, Rabu (15/3/2023).
Zayadi mengatakan, salah satu ciri moderasi beragama adalah menghormati dan memberi perhatian pada seni, tradisi, dan budaya lokal.
"Yang sedang kita bangun saat ini adalah memberi ruang seluas-luasnya agar seni, tradisi, dan budaya mendapat kesempatan terbaik," ucap Zayadi.
"Sebagai pamong budaya, sudah menjadi tugas kita melakukan revitalisasi. Diperlukan rekognisi dengan memberi penguatan dan fasilitas," imbuhnya.
Zayadi pun mengaku, pihaknya siap mendukung program-program seni budaya dan memberi fasilitas melalui Subdit Seni Budaya dan Siaran Keagamaan Islam.
Dalam kesempatan itu, Zayadi didampingi Kasubdit PAI Amirullah, Kasubdit Kemitraan Umat Islam Ali Sibromalisi, dan Kasubdit Dakwah dan Hari Besar Islam Lubenah. Rakornas Penais diikuti pejabat Penerangan Agama Islam Kanwil Kanwil Kemenag seluruh Indonesia.
Fn/Mr



