Jakarta, Bimas Islam --- Direktur Jenderal Bimas Islam Kamaruddin Amin mengatakan, Kementerian Agama akan menyiapkan program pemberdayaan Masjid Raya Syeikh Zayed Solo.
"Kemenag mensupport sepenuhnya. Nanti pelaksanaan program di dalamnya, kegiatan-kegiatan yang ada disitu akan dikelola Kemenag, dan sepenuhnya terkait pembangunan, biayanya dari UEA," kata Kamaruddin di kediaman Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA), Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (19/4/2021) malam.
Kamaruddin berharap, Masjid Raya Syeikh Zayed di Solo dapat digunakan dengan sebaik-baiknya oleh umat Islam.
"Kita berharap Masjid Raya Syeikh Zayed ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh umat Islam khususnya di Surakarta," ujarnya.
Kamaruddin bersama Dubes UEA pada Senin (19/4) malam Abdulla Salem Obaid Al Dhaheri melakukan pertemuan membahas kelanjutan proses pembangunan Masjid Raya Syeikh Zayed. Dalam pertemuan itu turut hadir Wali kota Solo Gibran Rakabuming Raka dan Duta Besar Indonesia untuk UEA Husin Bagis.
(Fadly)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



