Sidoarjo, Bimas Islam --- Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Sidoarjo menggelar Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Pranikah untuk mahasiswa magang yang tersebar di Kantor Urusan Agama (KUA) se-Kabupaten Sidoarjo. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kemenag Sidoarjo pada Rabu dan Kamis, 6-7 Oktober 2021.
Kepala Kankemenag Sidoarjo, M Amir Sholehuddin menjelaskan, kegiatan Bimwin Pranikah baik bagi pasangan calon pengantin (catin) yang hendak menikah, usia remaja, maupun usia sekolah sangat penting. Bimwin, kata dia, memiliki beberapa tujuan di antaranya agar perkawinan sesuai dengan aturan negara, mencegah terjadinya pernikahan dini, hingga mencegah perceraian.
“Bimwin bagi pasangan catin, termasuk Bimwin Pranikah untuk usia remaja dan sekolah itu memiliki banyak manfaat, karena di dalamnya mereka diberikan pemahaman tentang pentingnya merawat kerukunan dengan pasangan, bagaimana mengelola konflik, dan pengetahuan lainnya yang tidak didapatkan di mana pun,” ujar Amir dalam keterangannya yang diterima di Sidoarjo, Jumat (8/10).
Menurut Amir, program bimwin yang sebelumnya bernama kursus calon pengantin (Suscatin) ini lebih lengkap dan kompleks. “Ketimbang suscatin, kegiatan bimwin lebih kompeks karena dalam bimwin diajarkan dari berbagai sisi seperti ekonomi, kesehatan, sosial, hingga masalah-masalah keagamaan,” katanya.
Sementara itu, Tenaga Kesehatan dari Puskesmas Sekardangan, dr. Rahmadia mengatakan, banyak orang yang ingin menikah tetapi belum bisa menjaga kesehatan reproduksinya. Selain itu, kata dia, masih banyak ditemukan pasangan catin, khususnya perempuan, yang belum memahami pentingnya pemenuhan gizi ketika proses kehamilan.
“Sebelum mempertimbangkan menuju jenjang pernikahan, sebaiknya pasangan catin sudah lebih memahami banyak hal, termasuk soal pemenuhan gizi. Ini penting dipahami oleh pasangan catin yang merupakan calon orang tua, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, salah satunya stunting,” kata dr. Rahmadia saat menjadi narasumber kegiatan tersebut.
Sebagai informasi, kegiatan Bimwin Pranikah tersebut diikuti oleh 70 perserta berasal dari kalangan mahasiswa dan mahasiswi yang berasal dari berbagai kampus yang sedang melaksanakan magang di berbagai KUA se-Kabupaten Sidoarjo.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



