Bogor, Bimas Islam --- Kementerian Agama RI terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan dan penanganan serta penyelesaian masalah-masalah paham keagamaan Islam di Indonesia. Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais Binsyar) Kemenag RI, Moh. Agus Salim mengatakan, ada dua buku yang akan disusun pada tahun 2021.
“Dua buku itu di antaranya, modul Penanganan Paham Keagamaan Islam di Indonesia yang sudah kita lakukan FGD pada Febuari 2021 lalu, dan buku kedua yaitu Masalah Paham Keagamaan Islam dan Penangananya di Indonesia yang akan kita bahas pada saat ini,” kata Agus Salim, di Hotel Horison, Ciawi, Bogor, Jawa Barat, Selasa (16/3).
Kedua buku ini, lanjutnya, bisa menjadi pedoman penyuluh agama PNS dan non PNS di tingkat pusat, provinsi hingga kabupaten/kota, dalam melaksanakan tugas-tugas pembinaan, penanganan dan penyelesaian konflik paham keagamaan di Indonesia.
Selain sebagai pedoman, menurut Agus, kehadiran buku ini diharapkan dapat menambah wawasan dan pengetahuan para pejabat Kemenag di tingkat pusat dan daerah dalam menangani permasalahan-permasalahan aktual bidang paham keagamaan di Indonesia.
“Semoga melalui kegiatan FGD ini, kedua buku tadi dapat terwujud dan berjalan lancar, hingga tahun mendatang sudah dapat dicetak dan digunakan serta disebarluaskan ke daerah-daerah sebagai buku pedoman dalam melakukan pembinaan dan penanganan paham keagamaan di Indonesia,” pungkasnya.
Acara FGD ini melibatkan beberapa pakar dan perwakilan ormas Islam sebagai mitra agar memperoleh masukan-masukan dan pengalaman-pengalaman yang telah dilakukan, serta pola penyelesaian dan penanganan konfliknya.
(Anty)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Penjelasan Kemenag tentang Program Wakaf Saham Masjid Istiqlal
Jakarta, Bimas Islam --- Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek Indonesia mendapat perhatian yang luas…



