Bogor, Bimas Islam --- Direktorat Penerangan Agama Islam (Ditepanis) Kemenag terus berupaya mensyiarkan konsep moderasi beragama dan budaya Islam. Salah satu langkah yang ditempuh Kemenag untuk mewujudkan tujuan ini dengan menggelar Kompetisi Film Pendek Animasi Islami.
"Kompetisi Film Pendek Animasi Islami merupakan salah satu bentuk peran serta Kementerian Agama dalam upaya mensyiarkan agama dan budaya Islam melalui teknologi digital," ungkap Direktur Penerangan Agama Islam Kemenag, Syamsul Bahri dalam Penilaian Tingkat Nasional Kompetisi Film Pendek Islami Tahun 2021, Jumat (13/8/21).
Kompetisi ini dilaksanakan di 34 provinsi. Tiga juara dari masing-masing provinsi berhak mengikuti Penilaian Tingkat Nasional yang dihelat di Hotel Swiss-Bellin, Bogor, Jumat-Minggu, 13-15 Agustus 2021.
Dalam sambutan yang disampaikan secara daring, Syamsul juga berharap gelaran yang menyasar generasi milenial ini mampu menjadi sarana pengenalan moderasi beragama yang merupakan program prioritas Kemenag.
"Kompetisi Film Pendek Animasi Islami ini juga diharapkan dapat menyosialisasikan moderasi beragama pada generasi muda. Karenanya, tema kompetisi film ini berupa tiga hal terkait milenial, yaitu Milenial Sadar Halal, Milenial Sadar Gaul, dan Milenial sadar Ibadah," tambahnya.
Dewan Juri dalam Penilaian Tingkat Nasional ini, lanjut Syamsul, merupakan pakar di bidang penyiaran, film, dan teknologi informasi.
"Ada 10 Dewan Juri yang dilibatkan dalam kompetisi ini, yaitu Staf Khusus Menteri Agama Bidang Informasi dan Teknologi, Komisioner KPI, Praktisi Teknologi dan Informasi, Budayawan, Akademisi, Produser Program Islam Itu Indah, Produser Eksekutif JakTV, Badan Sensor Film Indonesia, dan Penyiar Agama Islam," terangnya.
Penilaian Tingkat Nasional ini dilaksanakan secara luring dengan menerapkan protokol kesehatan ketat dihadiri oleh Dewan Juri dan pejabat eselon III dan IV di Subdit Seni, Budaya, dan Siaran Keagamaan Islam Direktorat Penerangan Agama Islam (Penais).
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Dirjen Bimas Islam, Kamaruddin Amin secara daring. Hadir pula secara daring saat pembukaan, Kepala Seksi Penais Kanwil Kemenag dan peserta dari 34 provinsi.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



