Jakarta, Bimas Islam --- Kementerian Agama menandatangani memorandum of understanding (MoU) dengan International Islamic Fiqih Academy (IIFA). Direktur Jenderal Bimas Islam Kamaruddin Amin mengatakan, MoU ini dilakukan dalam rangka kerja sama pelatihan manajemen fatwa isu Keislaman dunia.
"Kita tadi MoU nya itu terkait dengan upaya bersama untuk mewujudkan kerja sama di bidang pelatihan-pelatihan, penelitian untuk para ulama. Misalnya untuk mengeluarkan fatwa, managemen fatwa dan lain-lain," kata Kamaruddin di Gedung Kementerian Agama, Jl. MH. Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (11/6/2021).
Kementerian Agama dalam penandatanganan MoU ini diwakili oleh Dirjen Bimas Islam, dan dari pihak IIFA diwakili oleh Sekretatis Jenderal, Koutoub Moustapha Sano.
Kamaruddin menambahkan, selain kerja sama terkait pelatihan manajemen fatwa, kerja sama ini juga terkait dengan konferensi bersama terkait isu Keislaman dunia.
"Jadi kita ingin bekerja sama dalam rangka pelatihan, kemudian juga tentang misalnya melaksanakan konferensi bersama tentang isu-isu yang terkait dengan masalah Islam secara global," ujar Kamaruddin.
Dalam MoU tersebut, turut hadir mendampingi Dirjen, Sekretaris Ditjen Bimas Islam M. Fuad Nasar, Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Moh. Agus Salim, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Tarmizi Tohor, Direktur Penerangan Agama Islam Syamsul Bahri, dan Plt Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah Adib Machrus.
(Fadly)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag: Sulsel Berpeluang Jadi Pusat Pengembangan Ekonomi Syariah di Wilayah Timur Indonesia
Makassar, Bimas Islam — Sulawesi Selatan berpeluang menjadi pusat pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di wilayah timur Indonesia. Potensi tersebut…



