Jakarta, Bimas Islam --– Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais Binsyar) Kemenag RI, Moh. Agus Salim mengatakan, ada lima capaian program Hisab Rukyat dan Syariah yang ditargetkan di tahun 2021.
Hal itu disampaikannya pada acara Bimbingan Teknis (Bimtek) Hisab dan Rukyat yang digelar oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Bali di The Patra Bali Resort and Villas, Kabupaten Badung, Kamis (18/3) secara virtual.
“Lima capaian yang ditargetkan, pertama naskah akademik unifikasi kalender Islam. Kedua, 2000 layanan konsultasi syariah, 80 Theodolit untuk Kabupaten/Kota. Ketiga, 1000 layanan kalibrasi arah kiblat. Kelima, pembangunan 2 pos observasi bulan, daerah sasaran yaitu provinsi Aceh dan Yogyakarta,” paparnya.
Agus menjelaskan, lima target ini merupakan mandat dan tugas Direktorat Urusan Agama Islam Dan Pembinaan Syariah dalam hal perumusan dan pelaksana kebijakan, standardisasi, bimbingan teknis dan evaluasi, serta pengawasan.
Selain itu, ada delapan program unggulan Subdit Hisab Rukyat dan Syariah tahun 2021. Pertama, pertemuan falak MABIMS. Kedua, sidang isbat. Ketiga, lokakarya Qodhaya Fiqhiyah Muashirah. Keempat, layanan konsultasi syariah. Kelima, bimbingan teknis hisab rukyat. Keenam, pembangunan pos observasi bulan. Ketujuh, pengembangan teknologi hisab rukyat. Kedelapan, penerbitan buku hisab rukyat dan syariah.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Rabu-Kamis, 17-18 Maret 2021 ini juga dihadiri oleh Kepala Subdit Hisab Rukyat dan Syariah Pusat, Ismail Fahmi, dan diikuti oleh 45 orang peserta dari pakar dan ahli hisab rukyat se-Kabupaten/Kota Bali.
(Anty)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Penjelasan Kemenag tentang Program Wakaf Saham Masjid Istiqlal
Jakarta, Bimas Islam --- Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek Indonesia mendapat perhatian yang luas…



