Jakarta, Bimas Islam --- Direktur Jenderal (Dirjen) Bimas Islam, Kamaruddin Amin memaparkan sejumlah langkah transformasi Penyuluh Agama Islam (PAI) dalam menjadikan Kantor Urusan Agama (KUA) sebagai pusat peningkatan kesejahteraan. Hal ini merupakan salah satu target dari program Revitalisasi KUA yang merupakan program unggulan Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas.
"Ketika KUA ingin menjadi pusat peningkatan kesejahteraan, masyarakat harus ditingkatkan literasinya tentang zakat dan wakaf, dan ditingkatkan partisipasinya untuk berzakat, berinfak, dan berwakaf. Penyuluh berperan sangat sentral dalam menyukseskan hal ini," ungkap Dirjen saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Standar Layanan Penyuluh Agama Islam Dukungan Program Revitalisasi KUA di Novotel Mangga Dua, Jakarta Utara, Senin (19/4/21) malam.
Dalam Bimtek yang melibatkan 60 penyuluh dari 6 KUA model revitalisasi ini, Dirjen menyebutkan perlunya peningkatan kompetensi para penyuluh. Penyuluh yang berkompeten diharapkan mampu meningkatkan partisipasi masyarakat untuk berzakat dan berwakaf.
"Penyuluh harus paham zakat dan wakaf, bukan hanya fikihnya, tetapi dampak sosial, potensi, tata kelola, dan lainnya. Peran penyuluh sangat penting dalam menyukseskan Revitalisasi KUA ini," tambahnya.
Dalam kegiatan yang dihelat oleh Direktorat Penerangan Agama Islam ini, Dirjen juga mengapresiasi peran penyuluh dalam mengedukasi masyarakat tentang pentingnya zakat dan wakaf.
"Masyarakat kita mengetahui zakat dan wakaf dari penyuluh dan penceramah. Penyuluh punya peran sangat penting. Pengetahuan tentang zakat dan wakaf sebagian besar dari penceramah dan saya yakin di dalamnya ada peran penyuluh," tegas Dirjen.
Hadir saat pembukaan Bimtek ini, Direktur Penerangan Agama Islam, Juraidi. Bimtek yang dilangsungkan pada Senin-Kamis, 19-22 April 2021 ini diikuti 60 PAI PNS dan non-PNS dari 6 KUA model revitalisasi, yaitu KUA Banjarnegara, Jawa Tengah; KUA Sewon, Bantul, Yogyakarta; KUA Sidoarjo, Jawa Timur; KUA Ciawigebang, Kuningan, Jawa Barat; KUA Gunung Sugih, Lampung dan KUA Bringkanaya, Makassar. Bimtek ini merupakan kegiatan Direktorat Penerangan Islam.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



