Tangerang Selatan, Bimas Islam --- Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) Kementerian Agama, Kamaruddin Amin mendukung penuh vaksinasi covid-19 yang dilakukan oleh Pemerintah. Menurutnya, vaksinasi berorientasi pada kemaslahatan masyarakat.
“Ketika kita bicara tentang vaksinasi Covid-19, dalam kaidah yang mengatakan Tasharraful Imam Ala Raiyyah Manuthun Bil Maslahah (Kebijakan para pemimpin bergantung pada kemaslahatan rakyatnya), saya kira kebijakan pemerintah terhadap rakyatnya berorientasi pada kemaslahatan, dan pastinya dilakukan dengan sangat komprehensif bersama seluruh elemen masyarakat yang terkait,” ungkap Kamaruddin saat membuka Lokakarya Qadhaya Fiqhiyah Mu’ashirah “Vaksin dalam Tinjauan Maqashid al-Syariah” di Hotel Sahid Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Senin, (15/2).
Penjelasan Dirjen selaras dengan penjelasan Tim Pakar Satuan Tugas Penanggulangan COVID-19, Hindra Irawan Satari. Menurutnya, kebijakan pemerintah menggratiskan vaksin untuk seluruh masyarakat Indonesia merupakan langkah yang tepat untuk mendukung tercapainya target herd immunity.
“Kenapa vaksinasi itu penting? Karena vaksin itu memberikan perlindungan yang spesifik. Prosesnya, virus diambil antigennya, kemudian imun memberikan respons. Maka dihasilkan antibodi terhadap antigen tersebut dan terbentuklah imunitas untuk mencegah infeksi di masa datang,” papar Hindra saat memberikan materi tentang efektivitas vaksinasi Covid-19.
Dalam menentukan keamaan vaksin, katanya, harus melalui semua tahapan uji klinis untuk mendapat perizinan dari BPOM. Mengingat uji klinis fase III belum selesai dan data efikasi belum ada, tambahnya, maka diharuskan memenuhi persyaratan yang telah diberikan oleh badan internasional serta badan regulator di negara setempat.
“Hal tersebut diperlukan untuk menjamin keamanan, manfaat, dan mutu vaksin. Oleh karena itu, jangan takut divaksin. Karena vaksinasi merupakan upaya tambahan untuk memperpendek masa pandemi Covid-19,” tutupnya.
(Anty)
Editor: Sigit
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Penjelasan Kemenag tentang Program Wakaf Saham Masjid Istiqlal
Jakarta, Bimas Islam --- Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek Indonesia mendapat perhatian yang luas…



