Jakarta, Bimas Islam --- Kementerian Agama (Kemenag) diselimuti kabar duka cita. Sekretaris Jenderal Kemenag periode 2002-2006 Prof. Dr. H. Faisal Ismail, MA berpulang ke rahmatullah dalam usia 75 tahun di Yogyakarta pada Jumat, 10 Juni 2022.
Kepergiannya mengejutkan semua orang, termasuk Sekretaris Ditjen (Sesditjen) Bimas Islam, M. Fuad Nasar. Tepat 2 Juni 2022 adalah komunikasi terakhir Fuad dan almarhum Faisal Ismail. Saat itu, Fuad mengirim pernyataannya di media berjudul Hari Lahir Pancasila, Kemenag: Lima Sila Pancasila dan Nilai-Nilai Islam Saling Memperkuat via pesan whatsapp ke nomor pribadi almarhum. Mendiang menjawab, “Baik sekali Dik Fuad, saya sudah baca. Salam sehat.”
"Tidak pernah menduga hari ini, Minggu 12 Juni 2022 saya menulis “In Memorium Faisal Ismail”. Sebelumnya, saat Buya Syafii Ma’arif berpulang tanggal tanggal 27 Mei 2022, tulisan “In Memorium Ahmad Syafii Maarif Pemikir Bangsa Cendekiawan Bersahaja” yang saya bikin dikirimkan via pesan whatsapp dan direspons positif oleh Pak Faisal Ismail," ungkap Fuad Nasar.
Fuad mengenang pernah diberi beberapa buku karya terbaru Faisal Ismail saat almarhum masih menjabat sebagai Sekjen Kemenag. Banyak nasihat dan wejangan dari Faisal kepada Fuad, namun ada satu yang selalu diingat dan dijalankan.
“Pesan almarhum yang selalu saya ingat ialah agar terus menulis, kreatif, dan produktif,” kata Fuad.
"Saya merasa bersyukur dapat mengenal secara personal Faisal Ismail seorang pejabat tinggi dan ilmuwan yang santun, rendah hati, lurus dan bersahaja. Setelah seseorang tidak memegang jabatan, persahabatan karena kemanusiaan menjadi lebih berharga dan bermakna," imbuhnya.
Fuad yang merasa sebagai murid intelektual Faisal Ismail, dirinya menilai almarhum adalah seorang scholar, ilmuwan sejati dan pakar di bidang sejarah kebudayaan Islam yang selalu mendorong kader-kader muda agar menghidupkan tradisi keilmuwan di dunia Islam. Khususnya tradisi menulis dan menyebarluaskan pesan-pesan Islam sebagai rahmatan lil ‘alamin serta memberi kontribusi yang tiada henti dalam membangun kesadaran beragama dan kesadaran moral masyarakat melalui penguatan literasi.
Sebelum menjabat sebagai Sekjen Kemenag, Faisal Ismail dipercaya sebagai Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Agama tahun 2000-2002. Jabatan terakhir Faisal Ismail di Kementerian Agama adalah Staf Ahli Menteri Agama Bidang Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) dari Juli–November 2006. Selanjutnya ia diangkat menjadi Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Negara Kuwait Merangkap Kerajaan Bahrain dari tahun 2006 sampai dengan 2010.
“Ia menjalankan tugas sebagai pejabat eselon 1 di bawah kepemimpinan tiga orang Menteri Agama secara berturut-turut yaitu KH. M. Tholhah Hasan, Prof. Dr. Said Agil Husin Al-Munawwar, dan Muhammad Maftuh Basyuni. Selama pengabdiannya di Kementerian Agama tentu tidak sedikit kebijakan dan kontribusi pemikiran beliau yang bermanfaat terhadap institusi Kementerian Agama dan kehidupan beragama di negara kita,” tutur Fuad.
Menurut Fuad Nasar perjalanan studi dan karir almarhum bermula dari alumni PGA dan PHIN Yogyakarya, IAIN Sunan Kalijaga, S2 di Columbia University, New York, Amerika Serikat dan S3 di McGill University Montreal Kanada. Faisal Ismail diangkat menjadi PNS dengan golongan/pangkat II a (lulusan SLTA) di Kanwil Depag Bali. Selama menjadi pejabat tinggi Kemenag, Duta Besar RI untuk Kuwait Merangkap Bahrain dan kembali mengajar di kampus, aktivitas dan produktivitas menulis tidak pernah ditinggalkannya. Sebagaimana pernah diceritakannya bahwa menulis buku bukan untuk mengharap materi yang tidak seberapa.
“Tetapi di balik itu ada kepuasan batin dan amal shaleh menyebarluaskan ilmu yang bermanfaat,” ujarnya.
“Selamat Jalan Profesor Faisal Ismail. Terima kasih atas segala bimbingan dan persahabatan yang akan tetap dikenang. Semoga Allah SWT melimpahkan rahmat dan ampunan-Nya serta memberi tempat kembali yang mulia di Surga-Nya,” tutup Fuad.
(Tommy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



