Lampung, Bimas Islam --- Kementerian Agama (Kemenag) telah menetapkan 11 Kantor Urusan Agama (KUA) percontohan ekonomi umat. Salah satu yang ditunjuk menjadi KUA percontohan ekonomi umat adalah KUA Kecamatan Gunung Sugih, Lampung Tengah.
Kepala KUA Gunung Sugih, Henri Amiruddin mengatakan, pihaknya akan menyiapkan sebaik mungkin apa yang dibutuhkan untuk menyukseskan program KUA percontohan ekonomi umat. Menurutnya, program tersebut memiliki tujuan yang baik serta bermanfaat untuk masyarakat luas.
“Tentu kami menyiapkan diri sebaik mungkin agar bisa menjadi apa yang diharapkan dari program KUA percontohan ekonomi umat. Kami sadari KUA kami bukan yang terbaik, tetapi dengan adanya program Revitalisasi KUA membuat mata kita terbuka bahwa kita harus bergerak maju,” ujar Henri kepada bimasislam melalui sambungan telepon, Jumat (11/6).
Hanya saja, kata Henri, untuk menyukseskan program KUA percontohan ekonomi umat, maka harus dilakukan langkah pasti. “Kalau kami prinsipnya program itu dilakukan step by step tapi setiap langkahnya pasti. Di semua lini dibuat ada perubahan lebih baik. Kami tidak ingin terburu-buru tapi hasilnya tidak seperti yang diharapkan,” tuturnya.
Henri mengungkapkan, KUA Gunung Sugih sendiri telah memiliki program pemberdayaan ekonomi umat. Program tersebut akan dimulai dari pengembangan ekonomi di bidang pertanian, yang akan berlanjut pada program pemberdayaan ekonomi di bidang-bidang lainnya.
“Kami sendiri memulai program pemberdayaan ekonomi umat. Saya sudah meminta untuk dimulai di bidang pertanian, sebab ada satu wilayah yang masyarakatnya mayoritas petani, dan masyarakat di sana sudah sadar untuk saling berbagi mulai dari zakat hingga infak, tanpa kita komando lagi,” tuturnya.
Henri bersyukur karena program tersebut sejalan dengan visi dan misi Kementerian Agama yang akhirnya ditetapkan menjadi salah satu dari 11 KUA percontohan ekonomi umat. “Kita juga punya potensi lain seperti wakaf produktif. Hanya saja kita belum tahu seperti apa ke depannya. Ini masih akan kita gali lagi potensinya,” katanya.
Ia berharap, ditunjuknya KUA Gunung Sugih sebagai KUA percontohan ekonomi umat bisa membawa kebaikan bersama. “Kami berharap program ini bisa membuat masyarakat tidak ragu ke KUA Gunung Sugih. Kita buka selebar-lebarnya pintu KUA Gunung Sugih untuk pelayanan terhadap masyarakat,” katanya.
11 KUA percontohan ekonomi umat tersebut yaitu KUA Matangkuli, Aceh Utara; KUA Gunung Toar, Riau; KUA Sematang Boang, Sumatera Selatan; KUA Gunung Sugih, Lampung; KUA Duren Sawit, Jakarta; KUA Ciawigebang, Jawa Barat; KUA Sidoarjo, Jawa Timur; KUA Banjarnegara, Jawa Tengah, KUA Sewon, Yogyakarta; KUA Banjarmasin, Kalimantan Selatan; dan KUA Biringkanaya, Sulawesi Selatan.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



