Jakarta, Bimas Islam -- Kepala KUA Gunung Sugih, Henri Amiruddin mengungkapkan, program pemberdayaan ekonomi umat melalui pemanfaatan dana zakat mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Daerah (Pemda) setempat. Hal ini disampaikan Henri saat menjadi narasumber Obsesi melalui channel Youtube Bimas Islam TV, Jumat (28/10/2022).
"Bupati melihat ada bukti dari pemanfaatan dana zakat ini. Maka, beliau membuat Surat Edaran (SE) kepada jajarannya untuk membayar zakat melalui BAZNAS," ungkap Henri.
Henri mengatakan, melalui program ini, perolehan zakat di BAZNAS Kabupaten Lampung Tengah mengalami peningkatan. Hal ini, lanjutnya, karena mendapat dukungan penuh pemda setempat.
"Program ini telah dimulai sejak 2014 lalu. Alhamdulillah, kini sudah 100 persen ASN Pemda dan Kankemenag Lampung Tengah menyerahkan zakat profesinya kepada BAZNAS," lanjut mantan Penyelenggara Zakat Wakaf (Gara Zawa) Kankemenag Lampung Tengah ini.
Henri melanjutkan, program pemberdayaan ekonomi ini juga terdapat di Desa Putra Buyut yang telah ditetapkan sebagai Desa Sadar Zakat. Ia berharap, semua program tersebut dapat mewujudkan masyarakat yang sejahtera.
"Saya selalu sampaikan, tujuan dari pemberdayaan masyarakat melalui dana zakat adalah untuk mengubah mustahik menjadi muzaki," tutupnya.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Inpassing Pengawas Jaminan Produk Halal, Kemenag Tekankan Kompetensi dan Batas Kewenangan
Bogor, Bimas Islam — Penyetaraan jabatan fungsional Pengawas Jaminan Produk Halal (JPH) perlu diikuti peningkatan kompetensi teknis, pemahaman regulasi, dan…



