Tangerang Selatan, Bimas Islam --- Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan, Khaerudin mendorong kepada nazhir di Kecamatan Pondok Aren untuk menggarap tanah wakaf menjadi wakaf produktif.
“Dari 457 lokasi tanah wakaf di Kecamatan Pondok Aren, baru 5 lokasi yang dikelola menjadi wakaf produktif. Sisanya baru untuk penggunaan masjid, musala, yayasan pendidikan, dan pondok pesantren,” katanya di Pondok Aren, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu (18/8).
Khaerudin menjelaskan, kelima wakaf produktif berbentuk usaha warung nasi, usaha indekos, usaha minimarket, toko buah dan warung kopi. Khaerudin ingin kelima usaha wakaf produktif menginspirasi nazhir lainnya untuk melirik pengelolaan tanah wakaf menjadi wakaf produktif.
“Semoga 452 nazhir lainnya tertarik mengelola aset wakaf menjadi wakaf produktif agar hasilnya dapat dirasakan oleh masyarakat dan ummat,” ujarnya.
Menurut Khaerudin, pengelolaan tanah wakaf menjadi usaha produktif keuntungannya bisa dimanfaatkan untuk masjid dan jemaahnya, sementara aset wakaf terus bertambah dan pahalanya tetap mengalir untuk wakif.
“Langkah saat ini yang dilakukan adalah mengedukasi nazhir agar wawasan soal wakaf terbuka, sehingga pengelolaan aset wakaf tak sebatas 3M (Masjid, Musala, dan Makam),” pungkasnya.
(Tommy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



