Bantul, Bimas Islam --- Penerima manfaat program Percontohan Ekonomi Umat mengalami perkembangan usaha. Hal ini seperti diungkap Kepala KUA Sewon, Mustafied Amna dalam Obsesi Episode 82 bertema Transformasi Layanan Umat dalam Revitalisasi KUA di akun Youtube Bimas Islam TV, Kamis (20/1/22).
"Kami baru susun laporan pertanggungjawaban, alhamdulilah usaha penerima manfaat program Percontohan Ekonomi Umat terus mengalami perkembangan," ungkap Amna.
Dalam program Percontohan Ekonomi Umat ini, Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag memberikan bantuan modal usaha senilai 10 juta rupiah kepada 110 orang yang tersebar di 11 KUA.
"Tidak hanya usahanya yang meningkat berupa naiknya omzet, tetapi keluarganya makin harmonis. Karena kemapanan ekonomi keluarga menjadi salah satu cara minimalisir perceraian," tambah Amna.
Dalam program ini, Kemenag juga menugaskan pendamping dari Lembaga Amil Zakat (LAZ) dan Penyuluh Agama Islam. Pembinaan dimaksudkan untuk meningkatkan kompetensi sekaligus pengawasan.
"Sebagai pendamping, KUA Sewon bekerja sama dengan Inisiatif Zakat Indonesia (IZI), Lembaga Kemaslahatan Keluarga Nahdlatul Ulama (LKKNU) Kabupaten Bantul, dan Penyuluh Agama Islam," terang Amna.
Pendampingan dilakukan selama 3 tahun dengan materi manajemen usaha, keuangan, bimbingan kebangsaan, dan keagamaan.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



