Maros, Bimas Islam --- Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Tompobulu, Kabupaten Maros, Muhammad Danial menegaskan, moderasi beragama yang digaungkan Kemenag adalah upaya penting dalam merekatkan kehidupan umat beragama. Hal itu disampaikan usai menerima kunjungan Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Tompobulu di KUA Tompobulu, Selasa (22/11).
“Moderasi beragama ini penting untuk digaungkan semua pihak, karena meningkatkan sense of crisis terhadap bahaya paham radikalisme. Upaya membentengi masyarakat agar tidak mudah terpapar oleh paham radikalisme, harus diwujudkan dalam bentuk aksi nyata,” kata Muhammad Danial dalam keterangannya di Tompobulu.
Ia mengatakan, pihaknya siap berkolaborasi dengan semua pihak, termasuk menggandeng GP Ansor Tompobulu bersama ormas/OKP (Organisasi Kemasyarakatan Pemuda) yang lain dalam membentengi masyarakat dari paham-paham berbau kekerasan ini.
“Saat ini, kami menggalakkan begaimana konsep moderasi beragama bisa diinternalisasi oleh semua lapisan masyarakat, karena itu kerja sama banyak pihak sangat dibutuhkan,” tambahnya.
Muhammad Danial menjelaskan, di kecamatan Tompobulu ini masih kental akan tradisi adat istiadatnya. Sehingga, kata dia, tidak bisa langsung menyalahkan apa yang telah menjadi kebiasaan masyarakat setempat.
“Saya kira di sinilah peran strategis moderasi beragama. Kami berharap kita semua yang peduli terhadap persatuan bisa mengambil peran strategis dalam upaya memberi pencerahan kepada masyarakat,” kata Muhammad Danial.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



