Kota Yogyakarta, Bimas Islam --- Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Handdri Kusuma berbagi tips menjaga kerukunan. Menurutnya, koordinasi dan komunikasi adalah instrumen mempererat persatuan.
Handdri menjelaskan, melalui koordinasi, setiap program atau kegiatan yang hendak dilakukan akan terasa lebih mudah. Khususnya, kata dia, program yang berkaitan dengan edukasi terkait moderasi beragama.
"Koordinasi dan komunikasi kepada jajaran lintas sektor, termasuk tokoh agama dan tokoh masyarakat ini adalah kunci dalam menjaga kerukunan umat beragama, sebab semua pihak merasa dilibatkan untuk menjaga kerukunan," ujar Handdri melalui pesan tertulis di Kota Yogyakarta, Jumat (21/1).
Handdri mengatakan, melalui koordinasi dan komunikasi tersebut, hubungan sosial antarumat beragama di Kecamatan Umbulharjo sangat harmonis. Bahkan, kata dia, saat perayaan Natal dan Tahun Baru 2022 kemarin, masyarakat saling menghargai.
"Umat Islam di Kecamatan Umbulharjo ini termasuk mayoritas, lebih dari 80 persen dari total populasi yang ada. Alhamdulillah hubungan sosial antarumat beragama di wilayah kami harmonis. Tentu di sana ada peran Penyuluh Agama Islam juga," jelas Handdri.
Handdri berharap, keharmonisan dan kerukunan yang sudah terjalin itu bisa terjaga. Ia meminta semua pihak untuk terus menyebarkan persatuan, mengajak pada kebaikan, dan menyampaikan ceramah atau pidato keagamaan dengan santun, tidak provokatif.
"Kami sangat berharap keharmonisan dan kerukunan ini bisa terjaga. Kita upayakan untuk mencegah hal-hal yang bisa memicu konflik, kita dekati, kita edukasi sehingga bisa kembali hidup berdampingan," kata Handdri.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



