Jakarta, Bimas Islam --- Kepala Unit Percetakan Al-Qur’an (UPQ) Jamaluddin M Marki berbagi tips dan trik mengkhatamkan Al-Qur’an selama Ramadan. Menurutnya, syarat paling utama adalah menguatkan niat mengkhatamkan Al-Qur’an.
“Paling utama adalah menguatkan niat. Sebab mengkhatamkan Al-Qur’an juga memerlukan niat dan rencana. Jika ada satu hari membaca kurang dari satu juz, maka kita harus niatkan bahwa itu adalah hutang,” kata Jamaluddin saat OBSESI bertema ‘Tips dan Trik Khatam Al-Qur’an di Bulan Ramadan’ yang tayang di Youtube Bimas Islam TV, Kamis (7/4).
Menurut Jamaluddin, hal itu perlu dilakukan sebagai syarat utama khatam Al-Qur’an di bulan Ramadan. Lain halnya, kata dia, jika sejak awal bertekad membaca Al-Qur’an semampunya saja.
“Kalau Anda membaca Al-Qur’an tidak memiliki target, maka tidak akan khatam, sebab itu persoalan yang berbeda dengan yang kita bahas. Artinya niat inilah yang harus kita gali dan kuatkan bahwa kita ingin khatam Al-Qur’an minimal satu kali dalam bulan Ramadan,” katanya.
Dia mengatakan, setelah menguatkan niat, langkah selanjutnya adalah memilih jenis cetakan Al-Qur’an. Sebab, Al-Qur’an dicetak dalam beragam versi, seperti Juz ‘Amma, per Juz, dan sebagainya.
“Memilih jenis cetakan Al-Qur’an juga penting. Jika ingin khatam Al-Qur’an, maka pilihlah Al-Qur’an yang dicetak per Juz atau kita sebut dengan mushaf khataman berjumlah 11 lembar atau 22 halaman,” kata Jamaluddin sembari menampilkan contoh Al-Qur’an versi cetakan per Juz.
Tips selanjutnya, imbuh dia, yaitu menggunakan jumlah lembar dalam Juz Al-Qur’an. Cara ini dilakukan dengan membagi halaman dalam satu Juz Al-Qur’an.
“Jika tips pertama yang langsung dibaca satu Juz dalam satu waktu dirasa berat, maka kita bisa menggunakan tips kedua ini. Caranya dengan membagi jumlah halaman Juz Al-Qur’an kemudian membacanya dua lembar setiap selesai salat. Rata-rata Al-Qur’an cetakan UPQ memiliki antara 9 dan 10 lembar,” katanya.
Jamaluddin menambahkan, sementara bagi Muslimah, maka perlu target lebih dalam membaca Al-Qur’an dalam sehari. Misalnya, kata dia, membaca Al-Qur’an 1,5 sampai 2 Juz dalam sehari untuk mengejar ketertinggalan akibat haid. “Jika kita niat khatam Al-Qur’an, insyaallah dimudahkan,” tambah Jamaluddin.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



