Jakarta, Bimas Islam --- Kepala UPQ Ditjen Bimas Islam, Jamaluddin M. Marki mengatakan, sebagai negara Muslim terbesar di dunia, Indonesia memiliki banyak faktor untuk menjadi pusat peradaban Islam yang sesungguhnya. Termasuk di antaranya memiliki percetakan Al-Qur’an terbesar dan berkelas dunia.
“Kami sangat berharap dukungan dari sejumlah pihak untuk mewujudkan cita-cita bersama, yakni menjadikan UPQ Kemenag sebagai percetakan Al-Qur’an terbesar di Asia Tenggara bahkan berkelas di dunia,” ujar Jamaluddin dalam sambutannya pada acara Pembukaan UPQ Fest 2021 dalam rangka peringatan hari jadi UPQ ke-5, Rabu (27/10/21) secara virtual.
Menurutnya, saat ini pihaknya sedang mengembangkan revitalisasi UPQ agar menjadi pusat literasi Al-Qur’an di Indonesia. Jamaluddin mengungkapkan, hal itu juga sejalan dengan salah satu program prioritas Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas untuk meningkatkan literasi keagamaan, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan Mushaf Al-Qur'an di Indonesia.
br/>
Jamaluddin menambahkan, ada dua tujuan diselenggarakannya UPQ Fest 2021 secara virtual itu, yang pertama diharapkan dapat menambah pengetahuan sejarah percetakan Al-Qur’an di Indonesia. Kemudian yang kedua, mendiskusikan tentang masa depan industri percetakan Al-Qur’an di Indonesia.
“Kami juga mengucapkan terima kasih banyak kepada Dirjen Bimas Islam Prof. Kamaruddin Amin yang telah mendukung penuh terhadap pengembangan Unit Percetakan Al-Qur’an (UPQ) hingga saat ini,” ungkapnya.
Acara yang digelar dengan dua sesi seminar nasional itu menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Dosen STAI Al-Hikmah Hamam Faizin, Dekan Fakultas Ushuluddin dan Dakwah di IAIN Surakarta Islah Gusmian, Ketua Jurusan Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Eva Nugraha, Guru Besar UIN Wali Songo Semarang Abdul Djamil, Kepala Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Quran Muchlis M. Hanafi, dan CEO Syaamil Quran Arifin Purnomo.
(Anty)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



