Jakarta, Bimas Islam --- Ketua Harian Badan Pengelola Masjid Istiqlal (BPMI) Prof Nasaruddin Umar memaparkan data pengunjung perpustakaan Masjid Istiqlal selama triwulan 1 sejak tahun 2018. Menurutnya terdapat 50 sampai 85 orang pengunjung setiap harinya.
Hal itu dikatakan Prof Nasaruddin pada rapat koordinasi dengan Subdit Kepustakaan Islam Kementerian Agama di ruang VIP Masjid Istiqlal Jakarta, Kamis (12/8).
“Jumlah buku yang dibaca di tempat dan dipinjam selama triwulan 1 sebanyak 11.754 eksemplar, pengunjung berasal dari unsur pelajar sebanyak 3.840 orang, mahasiswa 128 orang, dan masyarakat umum sebanyak 986 orang,” tuturnya.
Adapun jumlah anggota perpustakaan masjid Istiqlal, kata Prof Nasaruddin, sebanyak 2.060 anggota. Data tersebut terus bertambah setiap tahunnya.
“Sejak tahun 2009 perpustakaan masjid Istiqlal merintis pelayanan online dengan memasukkan data ke komputer dengan menggunakan _open source_ program _Senayan Library Management System_ (SLIMS),” ujarnya.
Imam Besar Masjid Istiqlal itu mengungkapkan, adanya koordinasi dan pembinaan dari Kementerian Agama. Ia berharap kedepannya bisa menciptakan wajah baru perpustakaan masjid Istiqlal.
“Kami sangat optimis dari pembahasan terkait digital library, roadmap, grand design, dan pilot project program perpustakaan masjid Istiqlal kedepannya bisa lebih baik,” ungkapnya.
Sebagai informasi, rapat koordinasi dalam rangka untuk menjalin kerja sama dan pembinaan dari Subdit Kepustakaan Islam Kementerian Agama itu dihadiri oleh Subkoordinator Pengendalian Mutu Buku Agama dan Keagamaan Islam Erlinda Adami, Pustakawan Ahli Muda Kepustakaan Islam Tukino, dan pejabat di lingkungan Bimas Islam.
(Anty)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



