Medan, Bimas Islam --- Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Asren Nasution mengungkap sejumlah faktor yang menjadi sebab capaian kafilah Sumut pada Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) tingkat Nasional. Menurutnya, salah satu pemicu semangat para kafilah karena perhatian Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut.
"Gubernur Sumut memberikan perhatian terhadap peserta yang mengikuti musabaqah tingkat Nasional. Bagi yang mendapatkan juara, Pemprov pun memberikan hadiah," ungkap Asren saat ditemui bimasislam di Kota Medan, Rabu (29/12/21).
Kepada peserta yang meraih prestasi di tingkat Nasional, Pemprov Sumut memberikan hadiah sebesar 100 juta rupiah untuk juara satu, 75 juta rupiah untuk juara dua, dan 50 juta rupiah untuk juara tiga.
"Dengan adanya bonus ini, semangat anak-anak terpicu meski niat mereka bukan untuk mendapatkan uang," tambahnya.
Asren menambahkan, para juara yang mendapatkan bonus dari Pemerintah Provinsi ini umumnya mengalami perbaikan secara ekonomi. Apalagi, katanya, sebagian besar juara berasal dari keluarga yang kurang mampu.
"Rata-rata mereka memiliki keterbatasan ekonomi. Hampir tidak ada anak pengusaha yang ikut MTQ. Semangat mereka ada, ditambah perhatian pemerintah tinggi, jadilah prestasi," pungkas Asren.
Sebagai informasi, Kafilah Pemprov Sumut berhasil mendapatkan peringkat 3 pada Seleksi Tilawatil Qur'an dan Hadis (STQH) Nasional ke-26 di Sofifi, Maluku tahun 2021. Kafilah Sumut memperoleh juara pertama pada 4 cabang lomba, juara tiga pada 2 cabang lomba, juara harapan satu pada 2 cabang lomba, dan juara harapan tiga pada 2 cabang lomba.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



