Mojokerto, Bimas Islam --- Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Ahmad Fahrurrozi menjadi narasumber pada Kemah Moderasi Beragama di Ubaya Training Center (UTC), Trawas, Mojokerto, Selasa (30/8/22). Pria yang akrab disapa Gus Fahrur ini mengapresiasi perhelatan yang dilaksanakan Direktorat Penerangan Agama Islam Kemenag.
"Kemah Moderasi Beragama yang dilaksanakan Kemenag ini sangat bagus dan positif. Di sini kita bisa melihat bagaimana penerapan moderasi beragama secara nyata," ungkap Gus Fahrur.
Dalam kegiatan yang dilaksanakan selama empat hari ini, seribuan peserta yang terdiri dari Penyuluh lintas agama, perwakilan Ormas Islam, Organisasi Kepemudaan, dan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) melakukan berbagai aktivitas bersama tanpa melihat perbedaan agama dan asal daerah.
"Di kemah ini, kita langsung mempraktikkan moderasi beragama. Kita bisa saling kenal, bekerja sama, dan tolong menolong. Ini ide yang bagus dari Kemenag," tambah pria yang juga menjabat sebagai Wakil Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini.
Selain mendapatkan pembekalan wawasan moderasi beragama, dalam Kemah Moderasi ini juga ditampilkan sejumlah kesenian daerah. Gelaran seni ditampilkan saat pembukaan dan malam ta'aruf.
"Di sini kita merasa nyaman sekali bisa duduk dan berkumpul bersama meski di rumahnya ada yang tokoh agama bahkan memiliki jabatan tinggi di tempatnya bekerja," tegasnya.
Hadir dalam pembukaan kegiatan ini, Dirjen Bimas Islam Kemenag, Kamaruddin Amin, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Direktur Penerangan Agama Islam, Syamsul Bahri, Kakanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur, Husnul Marom, Kakanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah, Musta'in Ahmad, dan Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati serta Forkopimda.
(Pirman)



