Jakarta, Bimas Islam -- Program KUA Percontohan Ekonomi Umat di Kecamatan Sidoarjo mulai menampakkan hasil yang memuaskan. Salah satu penerima manfaat, Junaidi mengaku berhasil meningkatkan keuntungan bersih hingga 3 kali lipat sejak mengikuti program KUA Percontohan Ekonomi Umat pada 2021 lalu.
"Sebelumnya, keuntungan bersih dari penjualan frozen food hanya sekitar 300-400 ribu rupiah per bulan. Alhamdulillah, sekarang bisa di atas sejuta," ungkap Junaidi dalam acara Obsesi melalui channel Youtube Bimas Islam TV, Jumat (7/10/2022).
Junaidi menyampaikan, salah satu hal yang didapatkan dirinya dalam program KUA Percontohan Ekonomi Umat adalah cara pemasaran produk melalui platform online.
"Sebelumnya, saya hanya menitipkan di kantin sekolah. Namun, saat pandemi, semua sekolah tutup dan berimbas pada menurunnya omzet," terangnya.
Junaidi menambahkan, ia juga kerap mengikuti berbagai bazar UMKM yang diselenggarakan sejumlah pihak untuk memasarkan produknya. Salah satunya, Festival Peringatan Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo pada awal tahun 2022.
"Kita harus proaktif untuk masuk ke sejumlah komunitas. Ini penting untuk membangun jaringan pemasaran produk yang kita jual," pungkasnya.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



