Jakarta, Bimas Islam --- Di antara puasa di bulan Zulhijah yang sangat dianjurkan untuk dilakukan adalah puasa Arafah. Para ulama telah sepakat bahwa puasa Arafah hukumnya adalah sunnah. Ini sebagaimana telah ditegaskan oleh Imam Ibnu Al-Muflih dalam kitab Al-Furu’ berikut:
Dianjurkan puasa sepuluh hari bulan Zulhijah, dan yang paling dianjurkan adalah pada tanggal 9 Zulhijah, yaitu hari Arafah, menurut kesepakatan (ijma’) ulama.
Terdapat beberapa keutamaan melakukan puasa Arafah pada tanggal 9 Zulhijah ini. Berdasarkan hadis dan beberapa riwayat yang disebutkan oleh para ulama, berikut ini adalah keutamaan-keutamaan puasa Arafah.
Pertama, dosa setahun sebelum hari Arafah dan dosa setahun berikutnya akan diampuni oleh Allah. Ini sebagaimana telah disebutkan dalam hadis riwayat Imam Muslim dari Qatadah, dia berkata bahwa Rasulullah Saw bersabda:
Puasa Arafah (9Zulhijah), aku berharap kepada Allah, untuk dapat menghapuskan dosa setahun sebelumnya dan dosa setahun berikutnya. Puasa Asyura(10 Muharram), aku berharap kepada Allah, untuk dapat menghapuskan dosa setahunsebelumnya.
Kedua, puasa Arafah bernilai 1000 hari puasa di luar Arafah. Ini sebagaimana disebutkan dalam hadis riwayat Imam Al-Baihaqi, dari Sayidah Aisyah, dia berkata:
Rasulullah Saw pernah bersabda; (Keutamaan) puasa hari Arafah seperti puasa 1000 hari (di luar hari Arafah).
Ketiga, mendapatkan pahala sebagaimana pahala yang didapatkan oleh Nabi Isa. Ini sebagaimana riwayat dari Abu Hurairah yang disebutkan dalam kitab Nuzhah Al-Majalis wa Muntakhab Al-Nafa-is berikut:
Barangsiapa yang berpuasa pada hari Arafah, maka Allah akan memberikan pahala kepadanya seperti pahala Nabi Isa alaihissalam.
Keempat, dibukakan 30 pintu kebaikan dan 30 keburukan ditutup bagi orang yang berpuasa di hari Arafah. Ini sebagaimana disebutkan dalam riwayat dari SayidahAisyahyang disebutkan dalam kitab Nuzhah Al-Majalis wa Muntakhab Al-Nafa-is berikut:
Dari Nabi Saw, dia berkata; Sesungguhnya di surga ada istana yang terbuat dari mutiara, batu permata, batu zamrud, emas dan perak. Aku bertanya (Aisyah); Wahai Rasulullah, itu milik siapa? Rasulullah Saw menjawab; Milik orang yang berpuasa di hari Arafah. Wahai Aisyah, barangsiapa berpuasa di hari Arafahm maka Allah membukakan baginya 30 pintu kebaikan dan menutup baginya 30 pintu keburukan. Jika dia sudah berbuka dan minum air, maka setiap keringat di badannya memintakan ampun baginya.
(tim layanan syariah)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



