Pontianak, Bimas Islam --- Kanwil Kemenag Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) secara resmi membuka Penjurian Kompetisi Film Pendek Islami (KFPI) Tingkat Provinsi di Pontianak, Senin (13/6/22). Mewakili Kakanwil Kalbar Syahrul Yadi, Kabag TU Kaharuddin menjelaskan, film merupakan strategi tepat dalam mendakwahi generasi milenial.
"Seni yang ditampilkan pada KFPI secara nyata terbukti mampu menjadi daya dorong yang kuat untuk menyampaikan pesan agama kepada masyarakat terutama generasi milenial," ungkap Kaharuddin di Pontianak, Senin (13/6/22).
Kaharuddin menambahkan, media unggah yang ditetapkan panitia KFPI Pusat merupakan pilihan strategis. Pasalnya, generasi muda terhubung dengan media sosial dan digital.
"Unggah karya di youtube mempunyai makna strategis dalam konteks media dakwah kekinian dan mempunyai segmen sasaran yang luas," tambahnya.
"Media seperti ini dirasa lebih dekat dan akrab bagi kalangan anak-anak muda," tegasnya.
Hadir sebagai dewan juri pusat pada KFPI Kalbar, Insan Khoirul Qolbi. Hadir pula Subkoordinator Seksi Pengembangan Seni Budaya Islam dan Musabaqah Al-Qur'an dan Al-Hadits Kanwil Kemenag Kalbar, Husnul Fadhil serta lima dewan juri daerah. KFPI Kalbar diikuti 14 peserta.
Adapun para pemenang KFPI Kalbar sebagaimana diumumkan Dewan Juri di Pontianak, Selasa (14/6/22) adalah:
Juara 1: Melihat dan Bertanya di Sepetak Jendela karya Bhima Agrastya,
Juara 2: Pak Abdullah karya Sugeng Subraja,
Juara 3: Moderasimu Memakamku karya M. Rabudin,
Harapan 1: Hijrahku karya Afif Al-Hauzan Alfian,
Harapan 2: Nyuloh karya Arnanto Muliawan,
Harapan 3: Jejak Pencari Berkah karya M. Yusuf.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



