Jakarta, Bimas Islam -- Penerima Manfaat KUA Percontohan Ekonomi Umat, Unggun Saputra mengungkapkan, usaha bakpia yang ia jalani mengalami jatuh bangun. Ia mengatakan, pandemi Covid-19 hampir membuatnya putus asa karena tidak dapat berjualan.
"Saat pandemi, kami sekeluarga terkena Covid-19 sehingga harus tutup total berjualan selama hampir sebulan," ungkap Unggun saat menjadi narasumber acara Obsesi melalui channel Youtube Bimas Islam TV, Jumat (28/10/2022).
Unggun mengatakan, setelah mendapat bantuan modal dari Kemenag, perlahan usahanya mulai bangkit. Saat ini, lanjutnya, usaha bakpia miliknya sudah mengalami peningkatan signifikan.
"Sebelumnya, laba bersih yang saya dapatkan sekitar 500 ribu hingga 1 juta rupiah per bulan. Kini, alhamdulillah bisa mencapai 3-4 jutaan," lanjutnya.
Untuk itu, Unggun menyampaikan rasa terima kasih kepada tim pendamping dari LAZ Rumah Zakat dan Penyuluh Agama Islam KUA Gunung Sugih. Ia berharap, program ini terus berjalan dan semakin meluaskan jangkauannya kepada masyarakat.
"Untuk para pengusaha lainnya, tetap semangat dan berdoa jika sedang berada di bawah. Insyaallah ada jalannya," tutupnya.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



