Tangerang, Bimas Islam -- Berbagai kalangan menyambut baik program Kampung Moderasi Beragama (KMB) di Kabupaten Tangerang, Banten. Salah satu dukungan datang dari PT Alam Sutera Realty Tbk dengan memberi 214 patung Garuda Pancasila.
Ketua Pokja KMB Kabupaten Tangerang, Aida Albaroyah mengatakan, patung Garuda Pancasila itu diserahkan langsung Erwyanto Tedjakusuma mewakili manajemen Alam Sutera Group pada peluncuran KMB di Desa Ciakar, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Banten, Selasa (11/7/2023).
“214 patung Garuda Pancasila itu dibagikan kepada instansi pendidikan, lembaga keagamaan, rumah ibadah, lembaga keamanan masyarakat, serta instansi yang membutuhkan di Kabupaten Tangerang dan sekitarnya,” ujar Aida.
Aida bersyukur KMB bisa menjadi wadah menjaga kerukunan umat beragama di Tangerang. Dia berharap, ke depan, KMB bisa memberi dampak tidak hanya soal toleransi, tapi juga meningkatkan ekonomi masyarakat.
“Jadi program KMB tidak melulu bicara soal kerukunan, tapi juga kesejahteraan masyarakat seperti memberi bantuan sosial, pelatihan ternak lele, hingga edukasi keuangan,” papar Aida.
Aida juga mengajak seluruh masyarakat di Tangerang untuk terus mendukung program jangka panjang Kementerian Agama itu.
Pada kesempatan yang sama, Erwyanto Tedjakusuma mewakili manajemen Alam Sutera Group mengatakan, Perusahaan akan terus mendukung program pemerintah yang mengedepankan nilai-nilai kebinekaan dan persatuan bangsa seperti KMB.
“Apalagi KMB ini merupakan program jangka panjang Kementerian Agama di berbagai daerah seluruh Indonesia, jadi harus kita dukung,” paparnya.
Menurutnya, PT Alam Sutera memilih patung Garuda Pancasila karena memiliki arti yang mendalam, yakni sebagai lambang dasar negara yang mempersatukan bangsa di tengah keberagaman.
Selain itu, lambang Pancasila juga selaras dengan salah satu visi dan misi Kementerian Agama, yaitu kerukunan hidup umat beragama yang harmonis harus menjadi pilar kerukunan nasional.
“PT Alam Sutera akan terus berkontribusi terhadap masyarakat sekitar, terutama dalam edukasi dan penanaman nilai-nilai kebangsaan, budaya, pendidikan serta nasionalisme. Sehingga, kita bersama-sama menciptakan generasi-generasi yang memegang teguh nilai persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia,” pungkasnya.
An/Mr



