Rejang Lebong, Bimas Islam --- Kepala KUA Sindang Kelingi, Samijan mengatakan, pihaknya terus mengupayakan penurunan stunting melalui kolaborasi lintas sektor. Dia meyakini, kolaborasi lintas sektor dapat mencegah stunting.
“Kita semua harus bekerja sama sebagai tim kecamatan yang terdiri dari KUA, Kecamatan, Polsek, Penyuluh KB Kecamatan dan Puskesmas. Melalui kolaborasi lintas sektor, kami sangat yakin stunting dapat dicegah,” kata Samijan di Rejang Lebong, Senin (15/8).
“Selain kolaborasi lintas sektor, kita juga tengah menyusun jadwal sosialisasi ke sekolah, terutama untuk tingkat SMP/ MTs maupun SMA/MA. Selanjutnya kita bisa melakukan sosialisasi ke majelis taklim untuk memberikan pencerahan tentang stunting,” imbuhnya.
Samijan menegaskan, KUA sejak lama telah mengupayakan pencegahan stunting melalui program Bimbingan Perkawinan (Bimwin). Bimwin, kata dia, merupakan program pendampingan bagi pasangan catin yang hendak menikah.
“Pasangan calon suami istri menjadi cikal bakalnya keluarga baru. Pemahaman mereka mengenai langkah pencegahan stunting pastinya berperan sangat penting untuk tumbuh kembang anak dan kesehatan keluarga di masa depan,” ujar Samijan.
Menurutnya, Bimwin di KUA saja tidak akan cukup untuk memutus rantai stunting. Karenanya, dia kembali menegaskan, kolaborasi lintas sektor merupakan pilihan strategis mencegah stunting. “Kami percaya bahwa kerja sama semua pihak merupakan pilihan terbaik menghentikan stunting,” katanya.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



