Rembang, Bimas Islam --- Kementerian Agama (Kemenag) berkomitmen menurunkan angka stunting dengan langkah pencegahan. Pencegahan dimulai dari mengedukasi remaja, calon pengantin, dan pasangan muda.
Hal ini seperti disampaikan Kasubdit Bina Keluarga Sakinah Ditjen Bimas Islam Kemenag, Agus Suryo Suripto saat mewakili Direktur Bina KUA, M. Adib sebagai narasumber dalam Sosialisasi dan Komunikasi Informasi Edukasi (KIE) Program Bangga Kencana Bersama Mitra Kerja di Provinsi Jawa Tengah di Pendopo Museum RA. Kartini, Rembang, Minggu (16/5/22).
"Menurunkan angka stunting perlu konvergensi dan sinergi lintas kementerian. Kemenag mengambil posisi di hulu dengan memberikan edukasi kepada remaja, calon pengantin, dan pasangan muda," ungkap Suryo.
Kemenag melalui KUA, lanjut Suryo, memberikan edukasi kepada remaja usia nikah dan remaja usia sekolah. Remaja yang masih duduk di bangku sekolah menengah pertama, atas, dan kuliah ini diedukasi agar fokus belajar demi masa depan cemerlang.
"Kemenag melakukan pencegahan pernikahan anak karena dampak negatif yang ditimbulkan, seperti belum matangnya usia, organ reproduksi, dan psikologi sehingga rentan konflik yang berujung pada perceraian," tambahnya.
Pencegahan juga dilaksanakan dengan tenggat waktu pendaftaran nikah selama 90 hari sebelum akad nikah guna memastikan kesiapan calon pengantin dalam menjalani kehidupan rumah tangga.
"Edukasi untuk calon pengantin diberikan melalui bimbingan perkawinan sekaligus pemeriksaan kesehatan bagi calon pengantin. Tidak hanya ilmu, Kemenag juga membekali calon pengantin dengan keterampilan menyelesaikan konflik dan masalah keuangan," tegasnya.
Hadir dalam acara ini, Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Hasto Wardoyo, Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, Bupati Rembang, Abdul Hafidz, Wakil Bupati Rembang, Mochamad Hanies Cholil Barro’, dan Pimpinan Ponpes Al-Falah Rembang, KH. Amir Mahmud.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



