Jakarta, Bimas Islam -- Naskah Keislaman Moderat sebagai produk kegiatan Coaching Clinic akan dibedah melalui Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM).
Hal itu disampaikan salah satu peserta Coaching Clinic dari kalangan mahasiswa, Rifki saat dihubungi wartawan Bimas Islam pada kegiatan Coaching Clinic Penulisan Naskah Keislaman Moderat Angkatan II bertajuk Moderasi Beragama dalam Perspektif Kebangsaan di Jakarta, Kamis (8/6/2023).
“Setelah kegiatan ini, naskah keislaman moderat yang sudah dicetak dalam bentuk buku, kami akan sosialisasikan dan melakukan kegiatan bedah buku di dunia kampus. Ini adalah wacana yang segar, ke depannya kami akan bedah dengan bermitra pada UKM kampus agar bisa mewarnai mereka dengan wacana moderasi beragama,” ujarnya.
Pria yang akrab disapa Iki ini juga berkomitmen untuk mengemas naskah keislaman moderat dalam bentuk opini dan ulasan singkat.
“Saya sangat aktif menulis di media online. Oleh karena itu, naskah ini akan saya kemas dalam bentuk opini atau ulasan singkat tanpa menghilangkan makna secara umum dari naskah tersebut. Setelah itu, kami kirim ke media-media online untuk dimuat pada kolom rubrik opini,” ucap Rifki.
Rifki menyampaikan, judul naskah yang dibuat adalah ‘Kredibilitas Dakwah di Indonesia dalam Toleransi Beragama’.
“Semua peserta menulis judul berdasarkan tema dari moderasi beragama. Judul tulisan saya yaitu ‘Kredibilitas Dakwah di Indonesia dalam Toleransi Beragama’. Ini mengulas terkait kehidupan pendakwah. Judul ini merujuk dari nilai moderasi beragama yaitu Tasamuh (toleran),” tutur pemuda dari Karawang tersebut.
Wcp/Mr



