Nunukan, Bimas Islam --- Pemerintah Kecamatan dan Kantor Urusan Agama (KUA) Sebatik Timur (Sakti), Kabupaten Nunukan bersinergi memberdayaan ekonomi masyarakat melalui Kampung Sadar Zakat Sakti.
Kepala KUA Sakti, M. Asmayadi menjelaskan, Kampung Sadar Zakat yang dimotori Penyuluh Agama Islam ini bertujuan mengajak masyarakat mencintai dan membayar zakat sebagai salah satu syariat Islam.
"Melalui Kampung Sadar Zakat Sakti kita bersinergi menyosialisasikan pentingnya zakat sebagai syariat Islam sekaligus sarana pemberdayaan ekonomi masyarakat," ungkap Asmayadi melalui keterangan tertulis yang diterima bimasislam, Senin (9/5/22).
Dalam kesempatan tersebut, KUA Sakti menerima rombongan Studi Tiru dari Kankemenag Kota Tarakan. Hadir dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten, Anggota DPRD, dan BAZNAS Kabupaten Nunukan.
Camat Sakti, Khairil Anwar menambahkan, kehadiran Kampung Sadar Zakat merupakan inovasi layanan masyarakat yang melambangkan profesionalisme. Apalagi, Kampung Sadar Zakat Sakti yang diinisiasi Penyuluh Agama Islam, Salmiah ini berhasil mendapatkan juara dalam ajang Kompetisi Penyuluh Agama Islam Tingkat Nasional.
"Semoga Kampung Sadar Zakat Sakti bisa menjadi contoh bagi daerah lain baik dalam hal pengumpulan, pendistribusian, dan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah secara profesional, akuntabel dan transparan," harap Khairil.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



