Kendari, bimasislam --- Kompetensi yang dimiliki penghulu harus berbanding lurus dengan tantangan yang dihadapi dalam melaksanakan pelayanan kepada masyarakat. Hal ini penting karena peran penghulu di tengah masyarakat sangat dibutuhkan.
"Oleh karena itu, para penghulu harus senantiasa meningkatkan kompetensinya," pinta Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara, Abdul Kadir pada saat membuka kegiatan Peningkatan Kompetensi dan Budaya Kerja Penghulu di Provinsi Sulawesi Tenggara, Rabu (4/4) di Grand Clarion Hotel Kendari.
Apalagi, kata Abdul, pergeseran tata nilai di tengah masyarakat semakin cepat berubah. Dia mencontohkan masalah adab dan akhlak masyarakat yang kian mudah tergerus.
Kompetensi yang dimaksud yakni kompetensi keilmuan, kompetensi teknis, kompetensi pengembangan kepenghuluan, dan kompetensi moral. Kompetensi keilmuan terkait dengan kemampuan menguasai semua regulasi terkait dengan perkawinan dan pencatatan nikah.
Kemudian yang dimaksud kompetensi teknis terkait dengan penguasaan terhadap prosedur layanan pencatatan nikah dan rujuk. Sedangkan kompetensi pengembangan kepenghuluan terkait dengan inovasi dan masalah moral tentu harus diperhatikan.
Menurut Abdul, jika tingkat kompetensi penghulu rendah dan tidak bisa mengimbangi tantangan yang muncul, maka akan berpengaruh dengan tingkat kehormatan masyarakat kepada penghulu.
Selain itu, lanjut dia, penghulu juga harus bisa mengedukasi, mengarahkan dan membimbing masyarakat menjadi keluarga sakinah mawaddah warahmah, mengingat angka perceraian di Indonesia dari tahun ke tahun terus mengalami kenaikan.
Peran penghulu dalam mencegah terjadinya perceraian sangat strategis karena tugas penghulu selain menikahkan juga sebagai tempat konsultasi dalam permasalahan nikah dan rujuk.
"Intinya penghulu yang baik itu harus memiliki komitmen yang tinggi terhadap tugas. Yang dimaksud komitmen disini adalah tanggung jawab," demikian Abdul.
Penulis : Insan Khoirul Qolbi
Editor : Insan Khoirul Qolbi
Foto : bimasislam
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



