Bogor, Bimas Islam --- Kompetisi Penyuluh Agama Islam (PAI) Teladan Tingkat Nasional kategori PNS dan non-PNS resmi dimulai di Bogor, Minggu (28/11/21). Penyelenggaraan kompetisi ini merupakan salah satu sarana mewujudkan moderasi beragama.
"Moderasi beragama tidak hanya dalam tataran teori, tetapi langsung dalam langkah nyata. Penyuluh Agama Islam yang mengikuti kompetisi Tingkat Nasional ini merupakan pemenang di provinsinya masing-masing," ungkap Direktur Penerangan Agama Islam Kemenag, Syamsul Bahri saat ditemui di The Highland Park Resort and Hotel, Bogor, Minggu (28/11/21).
Peserta di Tingkat Nasional merupakan pemenang pada Kompetisi Penyuluh Agama Islam Tingkat Provinsi. Penilaian berdasarkan bimbingan dan penyuluhan (Bimluh) yang dilakukan di tengah masyarakat. Selain itu, kompetensi ini juga menjadi ajang silaturahmi antarpenyuluh.
"Semangat bersama untuk menjalin silaturahmi, saling berbagi, mengisi, mempelajari, dan komparasi antara model penyuluhan di masing-masing daerah," tambah Syamsul.
"Spirit utama kegiatan ini antara lain, berlomba dalam kebaikan (fastabiqul khairat) dan tolong menolong dalam kebaikan dan takwa (ta'awanuu 'ala birri wat taqwa)," pungkas mantan Kakanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur ini.
Sebagai informasi, Kompetisi Penyuluh Agama Islam Teladan Tingkat Nasional akan dihelat hingga Rabu (1/12/21). Sebanyak 32 PAI PNS dan 30 PAI non-PNS akan memberikan penampilan terbaik untuk dinobatkan sebagai PAI Teladan Tingkat Nasional.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



