Tanggamus, Bimas Islam -- Penyuluh Agama Islam KUA Sumberejo, Ratnawiyah tampak tersenyum saat menerima penghargaan dari Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Lampung, Puji Raharjo beberapa waktu lalu. Ratna diapresiasi atas konsistensinya menyosialisasikan program Kemenag melalui Twibbon.
"Alhamdulillah sangat bersyukur. Saat awal membuat Twibbon tidak pernah terlintas untuk mendapatkan penghargaan. Niatnya dakwah," ungkap Ratna saat dikonfirmasi di Sumberejo, Senin (9/1/23).
Ratna belajar membuat Twibbon sejak 2019. Ia belajar dari salah satu anaknya yang tengah menempuh pendidikan tinggi. "Gara-gara pandemi Covid-19. Interaksi dibatasi, jadi tidak bisa sosialiasi program ke masyarakat," sambungnya.
Ratna mengaku tak mengalami kesulitan saat pertama belajar. Ia hanya butuh waktu 60 menit hingga bisa membuat karya pertamanya.
Hingga kini, ratusan Twibbon Ratna berseliweran di berbagai media sosial. Dalam catatannya, lebih dari 50.000 netizen menggunakan karyanya.
"Insyaallah makin semangat berdakwah melalui media sosial. Kalau Twibbon memang banyak yang suka karena bisa menggunakan foto sendiri dan yang paling bagus," tandasnya tersenyum.
Twibbon karya Ratna dibagikan di berbagai media sosial. Ia juga rutin membuat konten video berupa sosialisasi program Kemenag dan bimbingan keagamaan bagi masyarakat yang diunggah di akun pribadinya.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag: Sulsel Berpeluang Jadi Pusat Pengembangan Ekonomi Syariah di Wilayah Timur Indonesia
Makassar, Bimas Islam — Sulawesi Selatan berpeluang menjadi pusat pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di wilayah timur Indonesia. Potensi tersebut…



