Sampang, Bimas Islam --- Kantor Urusan Agama (KUA) Banyuates, Kabupaten Sampang menggelar kegiatan penyuluhan tentang bahaya narkoba terhadap remaja di Madrasah Aliyah (MA) An-Nur, Desa Kembang Jeruk, Banyuates, Selasa (15/2).
Kepala KUA Banyuates, Hari Syamhari mengatakan, penyuluhan ini diikuti sebanyak 110 siswa maupun siswi kelas X dan XI MA An-Nur. Materi diawali dengan pengertian narkoba, jenis-jenis narkoba beserta penggolongannya, serta bahaya narkoba.
“Kegiatan yang merupakan kolaborasi antara KUA Banyuates bersama Polsek Banyuates ini berlangsung sejak pukul 10.30 WIB. Materi itu disampaikan langsung oleh anggota Polsek Banyuates, lalu penguatan rohani dari para Penyuluh Agama Islam,” ujar Hari di Sampang.
Hari menjelaskan, peserta juga dibekali dengan materi tentang ciri-ciri orang yang mengonsumsi narkoba.
“Ciri paling umum adalah perubahan fisik misalnya terlihat lebih kurus, berkulit pucat, pupil yang membesar, gigi yang membusuk, rambut yang lebih sedikit, memiliki luka yang tak kunjung sembuh, dan mata yang kering atau berwarna merah. Dan yang paling parah menyebabkan sakau. Ini dijelaskan oleh tiga orang mantan pengguna barang haram tersebut,” jelasnya.
“Tujuan dilaksanakannya kegiatan penyuluhan ini untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan sejak dini kepada siswa tentang bahaya penyalahgunaan narkoba. Sehingga mereka tidak mudah terjerumus ke dalamanya,” sambungnya.
Dijelaskan Hari, apabila pergaulan di luar sekolah itu bebas, tanpa adanya kontrol yang ketat dari orang tua atau keluarganya, maka tak sedikit anak-anak muda yang terjerumus ke jalan yang salah, seperti menggunakan narkoba.
“Oleh sebab itu, kita menjadikan siswa sekolah maupun remaja sebagai prioritas dalam kegiatan penyuluhan tersebut. Tujuannya agar para generasi muda bisa terhindar dari penggunaan obat-obatan terlarang dan perilaku negatif,” tuturnya.
Dengan dilaksanakan kegiatan tersebut, Hari berharap para generasi muda bangsa bisa terhindar dari penyalahgunaan narkoba dan tidak melakukan tindakan yang bertentangan dengan hukum maupun menjadi korban.
“Kegiatan penyuluhan bahaya narkoba ke sekolah akan menjadi agenda rutin KUA Banyuates. Kami ingin generasi muda di Sampang khususnya di Banyuates ini bisa menjadi generasi muda gemilang dan berprestasi,” tutup Hari.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



