Agam, Bimas Islam --- Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Baso, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat, Ismail Roma, memberikan semangat kepada para Penyuluh Agama Islam yang berada di wilayah tersebut dalam menyosialisasikan protokol kesehatan 5M+1D (memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, membatasi mobilitas, plus doa) kepada masyarakat.
"Kepada kawan-kawan Penyuluh Agama baik yang Fungsional maupun non PNS untuk selalu bahu membahu, jalin kekompakan, dan bekerja sama dalam menyampaikan pesan-pesan pemerintah dengan bahasa agama, sehingga setiap pesan pembangunan sampai ke tengah masyarakat di wilayah binaan Penyuluh Agama," kata Ismail di Baso, Jumat (30/7/2021).
Ismail mengatakan pada masa pandemi ini, tugas dan peran para Penyuluh sangat penting dalam kehidupan masyarakat. Terutama, sambung Ismail, dalam menyampaikan protokol kesehatan 5M+1D.
"Tantangan untuk penyuluh ke depan sangat berat terutama dengan adanya pembatasan-pembatasan diakibatkan oleh adanya pandemi Covid-19, terutama pembatasan dalam kegiatan keagamaan," ujarnya.
Penyuluh, lanjut Ismail, bertugas memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) diambil pemerintah untuk kemaslahatan bersama. Ismail menambahkan, Penyuluh juga diminta turut menyukseskan PPKM.
"Dan bagaimana Penyuluh dapat menyampaikan kebijakan-kebijakan dari pemerintah soal kegiatan ibadah, dan masyarakat patuh untuk melaksanakan prokes dalam setiap kegiatan keagamaan," ujar Ismail.
Sebelumnya, Ismail melakukan konsolidasi dan silaturahmi dengan para Penyuluh di Kecamatan Baso. Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk meningkatkan kekompakan dan sinergi seluruh Penyuluh di Kecamatan Baso.
(Fadly)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



