Jakarta, Bimas Islam-- Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Gresik bekerja sama dengan Yayasan Dana Sosial al-Fatah (YDSF) menyerahkan bantuan berupa kulkas, peralatan dagang, dan modal sebesar Rp5 juta kepada Sulaikah seorang ibu tiga anak yang menjadi orang tua tunggal setelah suaminya meninggal akibat COVID-19. Bantuan ini bertujuan mendukung perekonomian masyarakat melalui program KUA Pemberdayaan Ekonomi Umat.
Penyuluh Agama Islam Kecamatan Gresik, Muhammad Fahmi Zakky, mengungkapkan, Sulaikah mengalami kesulitan ekonomi setelah ditinggal suaminya pada tahun 2020. Sehari-hari, ia menjual jajanan di depan sekolah untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya.
"Ibu ini sangat membutuhkan bantuan. Suaminya meninggal akibat COVID-19 pada tahun 2020, sehingga ia harus berjuang sendiri untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya," ujar Zakky, Senin (2/9/2024).
Zakky menjelaskan, ibu tersebut tinggal di rumah orang tua mendiang suaminya bersama tiga anaknya yang masih bersekolah. Kondisi ini membuatnya khawatir akan masa depan tempat tinggalnya, terutama jika harus meninggalkan rumah tersebut.
Setelah melakukan verifikasi di lapangan, KUA Kecamatan Gresik memberi bantuan berupa kulkas untuk mendukung usaha jualannya. "Buah-buahan dan es yang dijual ibu itu jika tidak disimpan di kulkas akan cepat basi, sehingga bantuan ini diharapkan bisa mengembangkan usahanya," kata Zakky.
Selain memberi bantuan, KUA Kecamatan Gresik juga mengelola program tabungan bagi penerima manfaat. Melalui kerja sama dengan YDSF, program ini bertujuan membantu para pelaku usaha kecil agar lebih mandiri dan mampu berkontribusi kepada masyarakat sebagai muzaki, bukan hanya sebagai mustahik.
Fn/Mr



