Jakarta, Bimas Islam --- Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Gunung Sugih, Henri Amiruddin mengatakan, melalui Program Revitalisasi KUA, pihaknya sudah merancang WhatsApp Center khusus untuk mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan keagamaan.
“WA Center itu kami harapkan dapat menjadi media komunikasi yang cepat dalam merespons terkait layanan keagamaan yang dibutuhkan masyarakat. Kami pastikan semua layanan di KUA bisa diakses dengan mudah dan birokrasinya tidak bertele-tele,” ungkap Henri saat dihubungi bimasislam Senin, (27/12/2021).
Menurut Henri, WA Center tersebut juga sudah disosialisasikan kepada masyarakat di Kecamatan Gunung Sugih, sejak awal pencanangan revitalisasi KUA hingga saat ini berjalan sangat efektif.
“Kemudahan tersebut yang membedakan wajah KUA setelah dan sebelum direvitalisasi. Misalnya masyarakat ingin mengajukan layanan ukur arah kiblat, nah mereka tidak perlu datang ke KUA, cukup mendaftar melalui WA Center yang sudah disediakan tadi,” ungkapnya.
Henri menjelaskan, petugas di KUA Gunung Sugih juga sudah dilatih untuk cepat dalam merespons kebutuhan masyarakat terkait layanan keagamaan.
“Jadi jangan sampai masyarakat enggan datang ke KUA atau mengakses layanan keagamaan hanya karena urusan birokrasi yang ribet,” katanya.
Henri menambahkan, KUA Kecamatan Gunung Sugih, Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung merupakan salah satu dari enam KUA Model yang dicanangkan oleh Menteri Agama RI di Banjarnegara, Jawa Tengah pada Sabtu, 29 Mei 2021 lalu.
“Namanya KUA model, jadi kami juga berusaha menjadi contoh terbaik untuk KUA di seluruh Indonesia, khususnya KUA yang ada di Provinsi Lampung,” pungkasnya.
Sebagaimana diketahui, enam KUA Model tersebut adalah KUA Kecamatan Banjarnegara (Jawa Tengah), KUA Kecamatan Biringkanaya, Makassar, (Sulawesi Selatan), KUA Kecamatan Ciawi Gebang, Kuningan (Jawa Barat), KUA Kecamatan Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo (Jawa Timur), KUA Kecamatan Gunung Sugih, Lampung Tengah (Lampung), dan KUA Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul (Daerah Istimewa Yogyakarta).
(Anty)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



