Gresik, bimasislam-- Program inovatif kembali dilakukan oleh Kantor Urusan Agama Kec. Duduksampean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, yaitu pelatihan sekaligus praktek ukur kiblat bagi takmir masjid, mudin dan penyuluh agama Islam. Tugas utama KUA adalah melayani pencatatan pernikahan, oleh karena itu program ini dinilai suatu trobosan yang sangat baik.
Kepada bimasislam, Kepala KUA Kec. Duduksampean, Nasichun Amin menuturkan, Ilmu Falak atau Ilmu Astronomi Islam merupakan ilmu yang saat ini sangat sedikit umat Islam yang mempelajarinya, disisi lain sangat dibutuhkan.
“Ilmu ini sangat dibutuhkan untuk kesempurnaan ibadah umat Islam, seperti menentukan waktu shalat, awal bulan hijriyah serta arah kiblat”, ujarnya.
Dikatakan Amin, pasca acara ini akan ada tindak lanjut program untuk pengukuran dan pengecekan arah kiblat di masjid masjid dan musholla, khususnya yang telah mengajukan permohonan untuk dilakukan pengukuran ulang arah kiblatnya, terutama untuk rumah ibadah yang akan direnovasi.
Selama pelatihan, lanjut Amin, pihaknya menggunakan semua metode yang ada baik dengan kompas kiblat maghnetik, bayangan matahari atau mizwalah serta menggunakan alat theodolit.
Atas program ini Amin mengungkapkan, peserta sangat antusias bahkan banyak yang berharap agar acara pembinaan dapat diadakan secara rutin guna meningkatkan wawasan ta'mir masjid dalam melayani jamaahnya.
Oleh karena itu, direncanakan kegiatan pembinaan akann terus dilanjut dengan membahas tema yang berbeda. “Kita akan mengadakan program selanjutnya dengan fokus berbeda yakni administrasi zakat dan pengukuhan UPZ tingkat masjid dan madrasah. Direncanakan akan bekerjasama dengan BAZNAS dan LAZISNU serta LAZISMU”, pungkasnya.
Sebagai informasi, pelatihan sekaligus praktek ukur kiblat yang diselenggarakan KUA. Duduksampean dilaksanakan atas keerjasama dengan Lembaga Ta'mir Masjid, Lembaga Falakiyah dan Dewan Masjid Indonesia.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber yang ahli mengenail ilmu falak, yaitu KH Abdul Muid, salah seorang tenaga ahli hisab Lembaga Falakiyah PBNU serta BHR Propinsi Jatim.
Kegiatan ini diikuti sebanyak 50 orang pengurus ta'mir masjid se wilayah Kec. Duduksampeyan. Peserta tampak antusias mengikuti rangkaian acara serta mencoba praktek menentukan arah kiblat yang diselenggarakan di Masjid Raudlotul Jannah Desa Glanggang.
Penulis: Nasichun Amin
Editor : Syamsuddin
Foto : KUA. Duduksampean



