Lampung Selatan, Bimas Islam --- Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Natar, Lampung Selatan, Yazid mengatakan, pihaknya rutin berkoordinasi dengan lintas sektor untuk menjaga kerukunan. Selama ini, kata dia, wilayah Natar kondusif.
“Sejauh ini wilayah Natar cukup aman dan kondusif, jarang terjadi keributan. Untuk terus menjaga kondisi ini, kita selalu berkoordinasi dengan lintas sektor di kecamatan,” kata Yazid di Natar, Rabu (16/3/2022).
Selain rutin koordinasi, imbuh Yazid, pihaknya juga melibatkan Penyuluh Agama Islam (PAI) dalam melakukan sosialisasi program-program Kementerian Agama. Misalnya, ujarnya, terkait sosialisasi edaran Menag No. 5 Tahun 2022 tentang Pedoman Penggunaan Pengeras Suara di Masjid dan Musala.
“Koordinasi lintas sektor dan pelibatan Penyuluh Agama Islam dalam setiap sosialisasi program-program Kementerian Agama menjadi salah satu kunci menjaga kerukunan. Bagaimana pun, Penyuluh Agama Islam yang setiap hari bersinggungan dengan masyarakat,” jelasnya.
Dia menambahkan, KUA Natar bersama para Penyuluh turut aktif menyosialisasikan moderasi beragama untuk menumbuhkan persatuan di tengah keberagaman. Meski, kata dia, penduduk di wilayah Natar mayoritas Muslim.
“Selain menjaga hubungan dengan pemeluk agama lain, kita juga perlu merekatkan hubungan sesama Muslim. Karena sesama Muslim itu adalah saudara seakidah, sementara dengan pemeluk agama lain itu saudara sebangsa. Mari kita hidup berdampingan tanpa menyinggung orang lain,” tambahnya.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



