Sidoarjo, Bimas Islam --- Kementerian Agama (Kemenag) tengah menyusun program Kantor Urusan Agama (KUA) percontohan pemberdayaan ekonomi umat. Program tersebut menyasar ke 11 titik KUA, salah satunya KUA Kecamatan Sidoarjo.
Kepala KUA Kecamatan Sidoarjo, Miftahul Ridho mengatakan, pihaknya sangat mendukung program tersebut. Menurutnya, KUA percontohan pemberdayaan ekonomi umat memiliki banyak manfaat yang bisa dinikmati masyarakat.
“Program ini banyak manfaatnya karena berkaitan dengan ekonomi. Kami selaku KUA yang dipilih tentu wajib siap dan mendukung apa yang menjadi kebijakan dari pimpinan pusat,” ujar Miftahul Ridho di Sidoarjo melalui pesan tertulis kepada bimasislam, Selasa (6/7).
Menurut Ridho, KUA Sidoarjo banyak melakukan persiapan terkait program tersebut. Beberapa di antara persiapan tersebut antara lain seperti melakukan koordinasi dengan Kanwil Kemenag Jawa Timur maupun Kankemenag Kabupaten Sidoarjo, dan memberdayakan para penyuluh kepada jemaah binaan.
“Selain koordinasi dengan Kemenag, kami juga berkolaborasi dengan berbagai pihak, khususnya Baznas. Dan yang tidak kalah penting adalah kami telah mendapatkan SK sebagai sebagai Unit Pengumpul Zakat atau UPZ,” katanya.
Adapun 11 KUA yang ditunjuk Kemenag dalam program KUA percontohan ekonomi umat yaitu KUA Matangkuli, Aceh Utara; KUA Gunung Toar, Riau; KUA Sematang Boang, Sumatera Selatan; KUA Gunung Sugih, Lampung; KUA Duren Sawit, Jakarta; KUA Ciawigebang, Jawa Barat; KUA Banjarnegara, Jawa Tengah; KUA Sewon, Yogyakarta; KUA Sidoarjo, Jawa Timur; KUA Banjarmasin, Kalimantan Selatan, dan KUA Biringkanaya, Sulawesi Selatan.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



